Dimana antara korban dan pelaku sama-sama minum Sopi di luar rumah kost dimana antara korban merupakan saudara famili yang memiliki marga yang sama. Setelah mereka duduk minum dan dipengaruhi alkohol, kemudian terjadi cekcok diantara korban dan pelaku.
‘’Korban kemudian menanyakan kepada pelaku bahwa kau yang bahar mas kawin istrimu, tapi saya yang makan. Itu ucapan korban kepada pelaku yang membuat pelaku tersebut,’’ kata Kasi Humas Ahmad Nurung. Lalu, pelaku masuk ke dalam rumah dan menanyakan kepada istrinya bahwa betul seperti itu yang diiyakan istrinya dengan cara meganggukkan kepalanya.
Karena korban sudah masuk ke dalam kamar kostnya yang berbeda kamar dan sudah tertidur, kemudian pelaku datang mendobrak pintu korban. Saat masuk, pelaku melihat korban sudah tidur terlentang dalam kamar.
Pelaku yang membawa parang langsung mengayunkan parang 2 kali ke bagian leher belakang korban yang membuat korban tewas di TKP.Melihat itu, pelaku langsung melarikan diri. Sementara istri pelaku, melaporkan kejadian tersebut ke Polisi.
Atas pebuatannya tersebut, pelaku akan dijerat Pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (ulo)
Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Mereka datang bukan untuk konser musik atau pertandingan sepak bola. Mereka datang untuk menonton film…
Fenomena ini dipicu oleh menyusutnya jumlah generasi muda yang menggunakan bahasa ibu dalam kehidupan sehari-hari.Berdasarkan…
Dalam patroli yang melibatkan aparat gabungan dari Satpol PP, TNI, Polri dan unsur terkait lainnya…
Kementrian Dalam Negeri RI bersama Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan delapan pemerintah kabupaten bersama unsur…
Kapolda Papua Irjen Pol. Patrige Renwarin mengatakan, ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis nasional…
Kepala Cabang PT SPIL Merauke Puji Harmoko, ketika ditemui media ini mengungkapkan pembongkoran kontainer yang…