Categories: MERAUKE

Polres Merauke Kirim Sampel Barang Bukti ke Labfor Makassar

MERAUKE– Kepolisian Resor Merauke mengirimkan sampel dari barang bukti yang diperoleh di tempat kejadian perkara (TKP) atas pembunuhan secara sadis terhadap seorang penyandang disabilitas di Merauke ke Laboratorium Forensik (Labfor) Makassar.

Kasus pembunuhan secara sadis terhadap korban yang jenazahnya ditemukan tidak jauh dari rumahnya itu, mendapatkan perhatian secara luas dari masyarakat Merauke. Pasalnya, selain pembunuhan terhadap remaja yang baru berumur 11 tahun dilakukan secara sadis, juga karena korban merupakan penyandang disabilitas.

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK mengungkapkan, sampel barang bukti (BB) tersebut telah dikirim sejak Kamis (30/10). ‘’Kemarin sampel sudah kita kirim ke Labfor Makassar untuk dilakukan analisa secara forensik,’’ kata Kapolres AKBP Leonardo Yoga, di Merauke, Jumat (31/10).

Meski telah mengirim sampel ke Labfor Makassar tersebut, namun Kapolres tak mau menyebutkan sampel BB apa saja yang dikirim tersebut. Yang jelas, alat untuk menganali atas sampel BB yang dikirim tersebut ada di Labfor Makassar. ‘’Yang pasti, alat untuk menganalisa sampel barang bukti itu ada di Makassar. Makanya kita kirim ke sana,’’ tandasnya.

Kapolres tidak mau menyebutkan sampel yang dikirim tersebut karena potensi untuk penghilangan barang bukti. ‘’Kita tidak sampaikan karena ada potensi menghilangkan barang bukti nanti,’’ tandasnya.

Kapolres mengaku menunggu hasil dari Labfor Makassar tersebut. Iapun meminta masyarakat untuk menunggu. Yang jelas pihakya berusaha hasil labfor secepatnya keluar. ‘’Anggota kami juga mengawal ke sana,’’ terangnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Ancaman Keselamatan Juga Membayangi Warga Sipil Non-Papua

Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…

7 hours ago

Komnas HAM Ingatkan Jangan Ada Operasi Tempur di Korowai

Warga di wilayah Korowai dilaporkan mengungsi ke hutan menyusul operasi gabungan TNI-Polri pasca pembunuhan delapan…

8 hours ago

44 Pendulang Dievakuasi

–Aparat gabungan TNI/Polri mengevakuasi sebanyak 44 pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri usai diserang kelompok…

9 hours ago

Pasukan Khusus Diturunkan ke Lokasi Penambangan

Selain menanggapi ancaman KKB, Yusuf juga menjelaskan perkembangan proses evakuasi para pendulang emas yang menjadi…

10 hours ago

Konflik Wouma Berakhir Damai, Dua Kelompok Patah Panah

Wakil Mentri Dalam Dr.Ribka Haluk, S.Sos, M.M menyatakan sejak awal pihaknya sudah mengikuti apa yang…

2 days ago

Pemkot Salurkan 111 Ekor Sapi Kurban

Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo didampingi Wakil Wali Kota Rustan…

2 days ago