Categories: MERAUKE

Polisi Dalami Gergaji Besi Penyebab Kaburnya Enam Tahanan Rutan Merauke

MERAUKE – Penghujung Desember, Polres Merauke digemparkan dengan enam tahanannya yang kabur dari Rumah Tahanan (Rutan), Selasa (31/12).

Keenam tahanan itu adalah Silvester Okiyama (20), Hagamolan Walilo alias Hawal, Feri Anderson Momogim alias Masela, Apolos Benyamin Nussy alias Abe, Soter Gino Rahanyanat dan Joan Fransisko Warob.

Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, didampingi Dandim 1707/Merauke seusai memimpin gelaran pasukan dalam rangka pengamanan tahun baru membenarkan kejadian tersebut. Para tahanan, kata Kapolres, kabur dari ruang isolasi Rutan dengan cara menggergaji besi plafon sekira pukul 04.00 WIT.

‘’Kemungkinan mereka gergaji besinya bukan satu kali, namun dilakukan secara bertahap,” kata Kapolres.

Lanjut Kapolres menerangkan, gergaji besi yang digunakan sedang dalam pendalaman, “Kami masih mendalaminya, apakah gergaji yang digunakan masuk ke dalam Rutan dengan cara dibungkus dengan pakaian tahanan atau lewat celah ruang jenguk keluarga,” terangnya.

Mantan Kabag Ops Polresta ini memaparkan dari enam tahanan yang kabur satu di antaranya residivis, ada juga kasus anak di bawah umur dan penganiayaan yang menyebabkan korbannya meninggal dunia.

‘’Kami sudah menyebar personel secara masif dan melakukan pemeriksaan terhadap seluruh anggota yang jaga, termasuk membuat DPO,” kata kapolres.

Kapolres tak menampik bahwa ada kelalaian personel yang melakukan penjagaan saat enam tahanan tersebut kabur. Namun demikian, pihaknya masih akan mendalami lebih jauh apakah hanya sekadar kelalaian atau ada unsur kesegajaan. ‘’Semuanya masih kita dalami,’’ tegasnya.

Sementara itu, Dandim 1707/Merauke Letkol Inf. Johny Nofriady mengaku siap membackup Polres Merauke dalam melakukan pencarian terhadap tahanan yang kabur.

‘’Sejak Kapolres menyampaikan kejadian itu, kami saya sudah sampaikan ke seluruh jajaran. Kami punya Babinsa di seluruh kampung yang ada di Merauke. Insyah Allah, kita ikut bantu tangkap,’’ katanya.

Dikatakan Dandim, menangkap tahanan yang kabur bukan hanya menjadi tugas Polri. Melainkan tugas bersama seluruh masyarakat Merauke.

“Apabila mengetahui keberadaan dari para tahanan yang kabur bisa segera melaporkan kepada aparat,  baik kepolisian maupun TNI agar bisa diamankan kembali,” pungkasnya. (ulo/fia).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Palang Kantor  Dinkes  Merauke Segera Dibuka

Bupati Merauke Yospeh Bladib Gebze memastikan akses Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke yang saat ini…

33 minutes ago

Polisi Ingatkan Pelaku Kriminal, Pilih Bertobat Atau Berobat

Kapolres Mimika, AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, menegaskan operasi ini difokuskan pada penindakan tindak pidana 3C,…

2 hours ago

Tak Hanya di Jalanan, di Lingkungan Rumah pun Kekerasan dan Pelecehan Mengancam

  Warga setempat menyebut mereka anak jantung kota, sebutan sayang bagi anak jalanan. Mereka tumbuh…

3 hours ago

Sejak Ditempatkan Polisi, Antrean BBM di SPBU Hawai Lebih Tertib

Andi, salah seorang sopir truk yang mengantre solar, mengaku kehadiran personel kepolisian sangat membantu. Menurutnya,…

4 hours ago

Boaz Solossa Segera Bergabung

Sejak tim memulai latihan bersama, Boaz terlihat masih melakukan latihan terpisah di pinggir lapangan dan…

5 hours ago

Takuya Dipinjamkam ke Deltras FC!

Takuya rencananya akan dipinjamkan ke salah satu kontestan Liga 2. Artinya Persipura mencari pengganti gelandang…

6 hours ago