‘’Untuk kepala kampung Imbuti ini memang ada persoalan yang harus selesaikan secara internal dulu. Karena di sana ada satu pihak yang menuntut bahwa harus ada asli Imbuti dan sebagainya. Agar semua bisa speakat sama-sama, sebaiknya kedua belah pihak ini saya kumpul . lalu saya cek administrasinya. Kalau administrasinya baik, maka kita akan segera lantik,’’ tandas bupati Romanus.
Dikatakan bupati bahwa kediua belah pihak harus diberi pengertian terlebih dahulu. Karena saat dirinya memekarkan Imbuti menjadi kampung, salah stau kampung di tengah kota, seperti di Jogjakarta dimana dirinya mengambil model dari sana saat periode pertama, agar ada otonom bagi orang asli Imbuti di tengah Kota.
‘’Karena kota ini berada di wilayah adat mereka. Itu tujuan saya memekartkan Imbuti menjadi kampung sendiri. Jadi modelinya sama di Jogjakarta dan Bali,’’ terangnya.. (ulo)
Page: 1 2
- Sat Narkoba dan Polsek Wamena Kota menemukan sebuah ladang berukuran panjang 4 Meter dan…
Mengingat negara-negara demokrasi maju telah memiliki regulasi serupa, Indonesia dinilai sangat membutuhkan aturan hukum…
Kuasa hukum keluarga korban, Sergius Wabiser, mengatakan pemeriksaan saksi telah dimulai sekitar pukul 11.00 WIT.…
Dua sertifikat tersebut mencakup aset tanah Puskesmas Tanjung Ria serta Pusat Kesehatan Reproduksi (PKR)…
Insiden yang terjadi saat warga tengah beristirahat tersebut melalap habis seluruh bangunan rumah serta menghanguskan…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo berjabat tangan dengan para pegawai usai pertemuan di ruang…