

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menyerahkan secara simbolis bantuan hibah kepada salah satu dari 37 lembaga/organisasi penerima bantuan hibah, Jumat (28/11) (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE– Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo menyerahkan bantuan hibah yang bersumber dari APBD Provinsi Papua Selatan tahun 2025 pada DPA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Selatan kepada 37 lembaga pendidikan swasta maupun LSM yang ada di Provinsi Papua Selatan, Jumat (28/11).
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Selatan Ignasius Babaga, S.Pd, 39 lembaga Pendidikan dan LSM tersebut terdiri dari Yayasan Pendidikan Swasta sebanyak 19, LSM atau komunitas 5, organsasi 7, satuan pendidikan 5 dengan total dana bantuan hibah yang diberikan sebesar Rp 30,9 miliar lebih.
‘’Program pemberian bantuan hibah ini sebagai wujud nyata perhatian dan komitmen pemerintah Papua Selatan dalam mendukung sektor Pendidikan baik Lembaga formal maupun non formal. Hibah ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas lembaga dan satuan Pendidikan dalam meningkatkan mutu layanan Pendidikan bagi masyarakat Papua Selatan,’’ tandas Ignasius Babaga.
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo saat menyerahkan bantuan tersebut mengakui jika terjadi keterlambatan penyerahan bantuan hibah ini dikarenakan para penerima bantuan hibah tersebut baru memasukan proposal diawal tahun 2025 sehingga penetapannya baru dilakukan di APBD Perubahan 2025.
Page: 1 2
Perayaan HUT Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia Persatuan Guru Republik Indonesia (IGTKI-PGRI) ke-76 yang dipusatkan…
Dalam seruan tersebut, KWI menilai situasi sosial di Indonesia menunjukkan adanya luka sosial yang semakin…
Setelah dipalang aktivitas pelayanan Kantor Distrik Sentani untuk sementara dipindahkan ke Kantor Kelurahan Hinekombhe. Hal…
Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk mendorong percepatan pelaksanaan sensus orang asli Papua (OAP)…
Vonis yang dijatuhkan Hakim Tunggal Bakti Maulana tersebut lebih berat dibanding dengan tuntutan Jaksa Penuntut…
Kasus pembunuhan terhadap pendulang emas di tanah Papua kembali terjadi dan dinilai sebagai peristiwa berulang…