

Para pencari kerja saat berdesakan untuk mengurus kartu kuning pada Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Merauke di joib dan career expo Papua Selatan, di GOR Hiad Say Merauke, Rabu (30/7) (foto:Sulo/Cepos)
MERAUKE- Ratusan pencari kerja menyerbu job fair dan career expo yang digelar Pemerintah Provinsi Papua Selatan melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Sumber Daya Mineral Papua Selatan. Job fair dan career expo yang dipusatkan di GOR Hiad Say Merauke ini merupakan yang pertama kalinya dilaksanakan sejak terbentuknya Provinsi Papua Selatan.
Sampai pembukaan, sekitar 500 pencari kerja mendaftar dan mengurus kartu kuning pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Merauke yang langsung hadir untuk melayani kepentingan para pencari kerja tersebut.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Sumber Daya Mineral Papua Selatan Lambert Patruan menyebut 26 perusahaan ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut, mulai dari perusahaan kelapa sawit, perbankan sampai usaha cafe. Hanya saja, job fair pertama yang digelar ini hanya dikhususkan bagi orang asli Papua, karena menurut Lambert Patruan, pendanaan kegiatan ini bersumber dari dana Otsus Papua.
Meski begitu, pencari kerja yang datang tidak hanya OAP namun juga warga nusantara. Mereka mencoba keberentungan melalui job fair tersebut.
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo saat membuka kegiatan yang akan berlangsung selama 2 hari itu mengajak para pencari kerja pekerja untuk memanfaatkan momentum tersebut.
‘’Sampai saat ini yang sudah mendaftar sekitar 500 orang dan tentunya ini masih akan terus bertambah sampai besok. Mudah-mudahan ini menjadi market place yang baik dan kita bisa menyediakan data dan informasi tentang pencari kerja,’’ katanya.
Page: 1 2
Juru Bicara TNPB-OPM, Sebby Sambom, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim pembuat film dokumenter tersebut. Menurutnya,…
Dalam pandangannya, kenaikan drastis ini melahirkan pertanyaan mendasar di benak publik: "Gaji hakim naik, rakyat…
“Untuk saat ini semua masih bisa terjadi. Pemain asing yang pasti kita sedang mencari. Tiga-tiganya…
Direktur Eksekutif POHR, Thomas Ch. Syufi, menegaskan bahwa karya tersebut bukan sekadar dokumenter biasa, melainkan…
Menurutnya, film Pesta Babi membuka ruang diskusi publik terkait persoalan besar yang selama ini dirasakan…
Sejak pukul 05.30 WIT panitia hari-hari besar Islam (PHBI) Provinsi Papua sudah mempersiapkan tempat di…