Kemudian Wakil Bupati Keerom, Wahfir Kosasih mengatakan bahwa tahapan pilkada merupakan proses yang harus dihadapi untuk menentukan pemimpin daerah yang lebih baik.
“Ini adalah tahapan yang harus kita lalu bersama-sama. Proses ini tidak boleh kita cederai, karena ini proses harus dilaksanakan dengan cara yang baik untuk melahirkan pemimpin yang lebih baik,” ujarnya.
Dia menuturkan bahwa Kabupaten Keerom sudah terbukti menyelenggarakan pesta demokrasi dengan damai. Sehingga dia meminta kepada seluruh masyarakat untuk mengawal Pilkada ini berjalan dengan damai.
“Beda pendapat ini hal biasa, kita sikapi dengan dewasa, untuk melalui tahapan pilkada ini dengan arif dan bijaksana,” ucapnya.
“Selama ini Keerom menjadi role model di Papua, 3 dari kabupaten yang terbaik dan teraman dalam melaksanakan proses tahapan politik di Papua. Kita kawal bersama, insyaallah tidak ada masalah. Keerom ini rumah besar bersama, mari kita sikapi Pemilukada ini dengan arif dan bijaksana untuk mendapatkan pemimpin yang lebih baik,” pungkasnya. (eri).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Bupati Keerom, Piter Gusbager, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah…
Upacara penurunan bendera menjadi momen penting sekaligus penuh makna. Bukan sekadar mengakhiri rangkaian seremoni peringatan…
Terkait pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, Theos mengakui masih terdapat sejumlah pekerjaan yang harus terus…
Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKD) Kota Jayapura, Dessy Wanggai, mengatakan DAU…
Susana jelang Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke 81 di Papua terlihat semarak. Meski dengan…
Dikatakan, momentum perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Kabupaten Biak Numfor sangat Istimewa karena baru…