Kemudian Wakil Bupati Keerom, Wahfir Kosasih mengatakan bahwa tahapan pilkada merupakan proses yang harus dihadapi untuk menentukan pemimpin daerah yang lebih baik.
“Ini adalah tahapan yang harus kita lalu bersama-sama. Proses ini tidak boleh kita cederai, karena ini proses harus dilaksanakan dengan cara yang baik untuk melahirkan pemimpin yang lebih baik,” ujarnya.
Dia menuturkan bahwa Kabupaten Keerom sudah terbukti menyelenggarakan pesta demokrasi dengan damai. Sehingga dia meminta kepada seluruh masyarakat untuk mengawal Pilkada ini berjalan dengan damai.
“Beda pendapat ini hal biasa, kita sikapi dengan dewasa, untuk melalui tahapan pilkada ini dengan arif dan bijaksana,” ucapnya.
“Selama ini Keerom menjadi role model di Papua, 3 dari kabupaten yang terbaik dan teraman dalam melaksanakan proses tahapan politik di Papua. Kita kawal bersama, insyaallah tidak ada masalah. Keerom ini rumah besar bersama, mari kita sikapi Pemilukada ini dengan arif dan bijaksana untuk mendapatkan pemimpin yang lebih baik,” pungkasnya. (eri).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Menurutnya, mata rantai penyalahgunaan Solar subsidi harus segera diputus karena dampaknya sudah sangat merugikan…
Abisai juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di kalangan pemuda pasca Musyawarah Daerah (Musda). Ia…
Menurut Evert, buku cerita rakyat tersebut akan menjadi jembatan yang menghubungkan masa lalu, masa…
Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Papua menggelar sosialisasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) serta Pencegahan,…
–Kelompok Kerja (Pokja) Perempuan Majelis Rakyat Papua (MRP) mendorong lahirnya Rancangan Peraturan Daerah Khusus (Raperdasus)…
Kejuaraan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Juni 2026, dibuka secara…