

JAYAPURA – Pemerintah Kabupaten Keerom melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi memberikan bantuan modal usaha kepada pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah terdampak Covid – 19 di Kampung Arsopura Distrik Skamto, Kamis (25/6). Bantuan diserahkan langsung oleh Bupati Keerom Muh Markum SH MH MM, didampingi Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Bantuan ini bertujuan untuk memberikan keringanan bagi masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid – 19, kami harapkan masyarakat dapat menggunakan bantuan ini u ntuk mengembangkan usahanya,”ungkap Bupati Markum.
Menurut Bupati, bantuan ini diberikan kepada masyarakat di distrik Skamto berjumlah 5.327 KK dari 11 distrik lainnya dengan jumlah keseluruhan 19.000 penerima bantuan. Dalam rangka keterbukaan bantuan kepada masyarakat ini, Bupati juga menghadirkan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penyedia bantuan untuk memberikan penjelasan kepada masyarakat.
“Demi transparansi kegiatan pemerintah, maka saya hadirkan semua pimpinan OPD dalam setiap bantuan yang diberikan agar ada keterbukaan, karena selama ini banyak orang menuding hal yang tidak benar soal bantuan, maka ini harus kami lakukan ini,” ujar Bupati Markum.
Kepala Kampung Arsopura Hendarto Edi Wibowo menyampaikan terimakasi atas kepedulian pemerintah terhadap masyarakatnya untuk bantuan yang diberikan melalui BLT tahap kedua ini. (oel/tri)
Penyidik Polres Merauke menetapkan MR (31), ayah kandung korban, sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan terhadap…
Ketua Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, S.H., M.Hum., CT., CMP,…
- Angka kemiskinan di Kota Jayapura mengalami peningkatan menjadi 12,03 persen pada 2025. Kondisi tersebut…
–DPR Papua meminta Pemerintah Provinsi Papua memastikan pengelolaan Dana Cadangan senilai Rp134,02 miliar dilakukan secara…
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jayapura mengungkap dugaan penyalahgunaan izin tinggal yang dilakukan dua warga…
BEM menunjukkan dokumen rekam medis RSUD Abepura tanggal 15 Agustus 2026 dimana dalam dokumen pemeriksaan…