

KEEROM- Melalui pendekatan Komunikasi Sosial secara terus-menerus kepada Masyarakat di wilayah binaan, Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 328/DGH Pos Skamto akhirnya menerima dua senjata rakitan yang selama ini disimpan oleh Warga Arso 7, Kabupaten Keerom, pada Senin (25/03).
Dansatgas Pamtas Yonif PR 328/DGH, Mayor Inf Erwin Iswari, S.Sos., M.Tr (Han) mengatakan bahwa perolehan senjata tersebut merupakan kesadaran Warga dengan situasi dan kondisi yang relatif kondusif.
“Sekitar tahun 2014 atau 3-4 tahun yang lalu, sering terjadi keributan dan pertikaian antara pendatang dan orang asli Papua (OAP) di Arso 7, sehingga banyak dari Warga Trans atau pendatang melindungi diri mereka dengan menyimpan senjata rakitan. Namun kami pastikan untuk sekarang ini situasi kondusif aman dan sudah sangat jarang sekali terjadi keributan baik antar Warga Trans dengan OAP sendiri,” ujar Mayor Inf Erwin.(kim/tri)
Wakil Gubernur Papua, Aryoko Rumaropen, mengatakan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Provinsi (Raperdasi) tentang Pertanggungjawaban…
Kepala Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Provinsi Papua, Andry, mengatakan TPAKD bukan sekadar…
Pandangan umum Fraksi Golkar yang dibacakan Yermias Y.Y. Wouw, menyoroti nilai aset daerah Papua…
Gempa bumi bermagnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) terjadi pada Sabtu, 15…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan Pemerintah Kota Jayapura tetap memberikan perhatian terhadap keberadaan…
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Pengendara sepeda motor bernomor polisi PA…