Categories: KEEROM

Pemkab Keerom dan BBPJN Papua Siapkan Dua Tahap Penanganan Jalan Ambles di Kalimo

Target Fungsional dalam Dua Minggu Kedepan dan Siapkan Jalan Alternatif

KEEROM – Pemerintah Kabupaten Keerom bersama Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Papua – Papua Pegunungan telah menyiapkan strategi percepatan perbaikan ruas jalan Trans Papua yang terputus di Kampung Kalimo, Distrik Waris.

Berdasarkan hasil rapat koordinasi teknis yang melibatkan Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua pada Selasa (21/4) malam, penanganan akan dibagi menjadi dua tahap utama, yakni pemulihan fungsional jangka pendek dan pembangunan trase jalan baru untuk jangka panjang yang dilaksanakan oleh BBPJN Papua – Papua Pegunungan.
Kondisi jalan di ruas Kalimo-Waris-Senggi saat ini mengalami kerusakan setelah amblesan tanah yang menyebabkan ruas jalan terputus sehingga membuat transportasi darat terhenti total sejak Sabtu (18/4).

Bupati Keerom, Piter Gusbager mengatakan penyelesaian masalah ini tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja karena menyangkut wewenang yang berbeda-beda. Dalam rapat koordinasi tersebut, BBPJN bertanggung jawab atas teknis pembangunan jalan, sementara BWS fokus pada pengaturan aliran air di sekitar lokasi guna mencegah kerusakan susulan.

“Dan kami memiliki kewenangan dengan wilayah dan masyarakat sehingga ini harus dilakukan. Pertama saya mau sampaikan apresiasi kepada Balai Jalan Nasional yang terus memperhatikan jalan nasional di wilayah Keerom, juga Balai Wilayah Sungai yang terus memperhatikan Kabupaten Keerom selama beberapa tahun terakhir ini membantu mencegah dan mengatur air di wilayah Keerom,” ungkap Gusbager.

Pemkab Keerom sendiri berperan sebagai fasilitator wilayah, memastikan koordinasi dengan masyarakat pemilik hak ulayat dan menjamin keamanan selama proses pengerjaan berlangsung.

“​Perlu diketahui oleh masyarakat, semua proses penanganan jalan ini sedang kita kerjakan. Untuk itu mohon kesabaran masyarakat Keerom, masyarakat luas yang melintasi menggunakan jalan-jalan dalam wilayah Keerom,” ujarnya.

“Masyarakat khususnya Waris dan pelintas jalan di wilayah ini untuk mendukung seluruh rencana ini sehingga jalan ini terkonek lagi kembali,” sambungnya.
Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu menuturkan, solusi bagi warga di Distrik Senggi dan sebaliknya yang terisolasi akibat putusnya jalan di Kalimo, Pemerintah Kabupaten Keerom akan segera mengaktifkan jalur alternatif.

“selain mempersiapkan fungsional ini, perlu saya tambahkan adalah ruas jalan Warlef-Yabanda akan kita segera beresin untuk alternatif warga Senggi bisa melewati Warlef-Yabanda juga sebaliknya ya,” pungkasnya.

Kemudian Kepala BBPJN Papua – Papua Pegunungan, Denny Firmansyah, menjelaskan bahwa prioritas utama mereka saat ini membuka akses agar kendaraan bisa melintas kembali dalam waktu dekat. BBPJN Papua – Papua Pegunungan akan melakukan fungsional sebagai langkah jangka pendek. Dan membangun trase baru.
Denny menjelaskan bahwa jalur jalan yang ada saat ini di Kalimo memiliki kendala geografis yang sangat berat. Struktur tanah yang labil membuat area tersebut berisiko tinggi mengalami longsor berulang. Oleh karena itu, dibutuhkan pembangunan trase baru.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Kendalikan Inflasi, Gubernur Instruksikan Enam Langkah

Enam langkah itu meliputi pelaksanaan operasi pasar murah secara berkala untuk menjaga keterjangkauan harga, inspeksi…

9 hours ago

Wali Kota Terima Aspirasi 314 K2 Asli Port Numbay

Pertemuan berlangsung penuh harapan dan suasana emosional, karena para tenaga K2 asli Port Numbay merasa…

10 hours ago

Komnas HAM Tolak Draft RUU HAM

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) menyatakan penolakan tegas terhadap draft Rancangan Undang-Undang Hak…

11 hours ago

Warga Tak Perlu Lagi Bolak-Balik ke Pengadilan Untuk Sidang Adminitrasi Kependudukan

Terobosan baru yang dihadirkan Pemerintah Kota Jayapura melalui Disdukcapil bekerja sama dengan Pengadilan Negeri (PN)…

12 hours ago

Bentuk Staf Khusus Adat, Wali Kota Libatkan Para Ondoafi

Menurut Abisai Rollo, keberadaan para Ondoafi memiliki posisi yang sangat penting karena mereka merupakan pemilik…

13 hours ago

OAP Harus Jadi Pusat Utama Pembangunan

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya proyek nasional maupun investasi yang masuk,…

14 hours ago