

Kapolres Keerom, AKBP. Christian Aer saat ditemui Ceposonline.com di ruangan kerjanya, Rabu (20/9/2023). (Ceposonline.com/Mustakim Ali)
KEEROM – Kapolres Keerom, AKBP. Christian Aer menyampaikan, sudah menerima beberapa laporan terkait dugaan penipuan terhadap sejumlah nasabah salah satu bank pelat merah di Kabupaten Keerom.
“Kami sudah menerima beberapa laporan dari korban,” ungkap Kapolres Christian Aer saat dikonfirmasi Cepos di Keerom, Rabu (20/9/2023).
Terkait pelaku, Kapolres menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pencarian guna agar bisa mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Untuk pelaku tetap kami akan cari, karena informasi yang kami terima sudah melarikan diri ke daerah Jawa,” terangnya.
Terkait aset dari terduga pelaku, Kapolres berharap kepada masyarakat yang merasa diri korban agar tidak mengambil tindakan main hakim sendiri.
“Serahkan semua kepada pihak kepolisian, untuk para korban jangan ambil tindakan sendiri. Kalau ada yang kurang jelas silakan langsung tanya ke kami pihak kepolisian,” bebernya.
Terkait pengembangan selanjutnya, Kapolres berharap semua pihak untuk tetap bersabar, biarkan kepolisian melakukan proses tahap demi tahap.
“Kepada seluruh masyarakat Keerom, kami harapkan jangan mudah percaya dan tergiur dengan hal-hal yang justru menjerumuskan kita ke dalam persoalan yang lebih dalam, harus ada kejelasan informasi sehingga tidak mudah ditipu oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab,” tutupnya.(*)
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mengamankan seorang pria berinisial YB (34) yang diduga menjabat sebagai…
Ketua LMA Port Numbay George Arnold Awi, menegaskan bahwa Kota Jayapura adalah rumah bersama yang…
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Papua Justice dan Peace menyambut baik putusan majelis hakim Pengadilan Tinggi…
“Kampus ini dibangun untuk menjawab masalah kesehatan di Papua yang belum selesai-selesai,” ungkap mantan Kepala…
Pemutaran film dokumenter Pesta Babi di Kedai Kopi One Milly, kawasan Skylan, Kota Jayapura, Selasa…
LBH Papua menilai operasi penyisiran aparat keamanan di sejumlah wilayah Kabupaten Dogiyai setelah peristiwa tersebut…