

Pj Sekda Keerom, Stenly Moningka (tengah) foto bersama dengan para peserta di Grande Hotel Arso, Senin (17/11). (foto:erik/cepos)
KEEROM – Penjabat Sekda Kabupaten Keerom, Stenly Moningka melayangkan apresiasi tinggi atas upaya Kementerian Transmigrasi yang membawa paradigma baru dalam pembangunan kawasan transmigrasi serta menciptakan sumber-sumber perekonomian baru di Kabupaten Keerom.
Hal ini disampaikan oleh Pj Sekda saat membuka sosialisasi pengembangan ekspor dan promosi pemasaran produk unggulan di kawasan transmigrasi melalui platform digital di Grande Hotel Arso, Senin (17/11).
Dalam sambutan Bupati Keerom, Piter Gusbager yang dibacakan oleh Sekda Stenly Moningka mengatakan hakekatnya tujuan transmigrasi adalah memberikan dampak positif terhadap pembangunan ekonomi di daerah tujuan.
“Harapan kami sosialisasi ini dapat memberikan gambaran dan pengetahuan mengenai peluang dan tantangan bagi pelaku usaha dan kelompok tani dalam mengembangkan dan mempromosikan produk unggulan potensial Kabupaten Keerom khususnya yang berasal dari kawasan transmigrasi senggi untuk dipasarkan ke luar daerah,” ungkap Sekda Stenly.
Ia yakin kawasan transmigrasi Senggi memiliki potensial besar yang belum sepenuhnya digarap, seperti hasil pertanian, peternakan, hortikultura, olahan pangan dan kerajinan lokal lainnya yang jika dikembangkan memiliki peluang besar untuk dijadikan produk unggulan ekspor.
Sekda Stenly juga menegaskan bahwa pemerintah Kabupaten Keerom berkomitmen penuh mendukung pengembangan kawasan transmigrasi senggi, agar tidak hanya menjadi kawasan layak huni tetapi juga tumbuh sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru berbasis potensi lokal yang mampu bersaing di pasar global.
Page: 1 2
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…
Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…
Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…
Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…