

Bupati Keerom, Piter Gusbager memberikan paket bantuan modal UMKM kepada mama-mama Papua di Pasar Agwa, Workwana, Distrik Arso, Senin (15/9). (foto:Erianto / Cepos)
KEEROM – Bupati Keerom, Piter Gusbager resmi meluncurkan 760 paket bantuan modal UMKM khusus Orang Asli Papua (OAP) yang bersumber dari dana Otsus tahun 2025. Launching dilakukan secara seremoni di Pasar Agwa Workwana, Distri Arso, Senin (15/9).
Pemkab Keerom akan menyalurkan bantuan UMKM khusus OAP sebesar Rp 1,5 miliar lebih yang dibagi dalam 760 paket. Setiap paket berisi Rp 2 juta. Sebelumnya, Bupati Gusbager lebih dulu menyalurkan bantuan serupa di Distrik Web dan Yaffi.
“Mulai hari ini kita launching 760 paket UMKM. Sebelumnya kita lebih dulu salurkan di Yaffi dan Web,” ungkap Bupati Gusbager, Senin (15/9).
Bantuan paket ini nantinya akan disalurkan kepada seluruh pelaku UMKM OAP di seluruh Kabupaten Keerom. “Satu mama Papua dapat 2 juta di seluruh Keerom. Kita serahkan lagi hari ini dan akan berlanjut terus,” ujarnya.
Orang nomor satu di Kabupaten Keerom itu ingin penyaluran dana otsus di Negeri Tapal Batas bisa tepat sasaran. Kata Bupati, selain bantuan paket UMKM, Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Keerom juga menyediakan
“Di dinas tidak hanya UMKM tapi juga penyaluran dana koperasi untuk OAP. Dan juga pasar murah untuk mama-mama asli Papua,” ucapnya. Selain itu, penyaluran dana otsus juga akan dilakukan di OPD lainnya. Ia memastikan penyaluran dana otsus tepat sasaran. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III, Letjen TNI Lucky Avianto, menyatakan satuan tugas TNI…
Enam gubernur serta 42 bupati dan wali kota dari seluruh penjuru Tanah Papua berkumpul di…
Mantan Anggota DPRK Jayawijaya mengaku permintaan penambahan pasukan dari Polda Papua ini bukan tanpa alasan.…
Dari hasil perkembangan 32 orang telah diamankan di Mapolres Jayapura, dari jumlah tersebut sembilan orang…
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk pernyataan sikap dan penyampaian aspirasi terkait isu-isu sosial serta penegakan…
Padahal beberapa tahun lalu, Ruko Dok II adalah salah satu tempat favorit warga Kota Jayapura…