“Karena ASN mulai banyak yang kita angkat, jadi yang tidak disiplin kita akan berhentikan mulai dari teguran, penahanan gaji dan selanjutnya pemberhentian tetap,” sambungnya.
Ia berharap seluruh ASN benar-benar bisa menjalankan tugas dengan baik sebagai pelayan bagi masyarakat di Kabupaten Keerom.
“Jadi yang malas-malas dan tidak disiplin yang perilakunya bertentangan dengan kode etik ASN dan peraturan yang ada, kita berhentikan. Ini menjadi perhatian, kita tidak main-main,” ujarnya.
Dirinya menuturkan, kebijakan ini telah mereka terapkan jauh-jauh hari. “Bulan-bulan lalu ASN yang malas dan tidak disiplin kita tahan gaji sampai kita lakukan pemberhentian. Jadi tidak ada tempat bagi ASN malas yang hanya mau menerima hak tapi tidak menjalankan kewajiban,” pungkasnya. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Namun, Neeltje bukan sekadar anggota Paskibraka. Pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia…
Pesan tersebut disampaikan Deputi Bidang Penjaminan Mutu Pengembangan Kapasitas dan Pembelajaran ASN Lembaga Administrasi…
“Saat datang, Mendagri kasih waktu pengerjaan dua minggu dan paling lambat satu bulan. Namun…
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, bersama Ketua Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Provinsi Papua, Susana…
Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan kepada OPD yang menjalankan pelayanan publik secara langsung. “Program-program…
Anggota DPRK Kota Jayapura, Barend Bartolomeus Taniauw atau akrab disapa Barto, mendorong Pemerintah Kota Jayapura…