“Karena ASN mulai banyak yang kita angkat, jadi yang tidak disiplin kita akan berhentikan mulai dari teguran, penahanan gaji dan selanjutnya pemberhentian tetap,” sambungnya.
Ia berharap seluruh ASN benar-benar bisa menjalankan tugas dengan baik sebagai pelayan bagi masyarakat di Kabupaten Keerom.
“Jadi yang malas-malas dan tidak disiplin yang perilakunya bertentangan dengan kode etik ASN dan peraturan yang ada, kita berhentikan. Ini menjadi perhatian, kita tidak main-main,” ujarnya.
Dirinya menuturkan, kebijakan ini telah mereka terapkan jauh-jauh hari. “Bulan-bulan lalu ASN yang malas dan tidak disiplin kita tahan gaji sampai kita lakukan pemberhentian. Jadi tidak ada tempat bagi ASN malas yang hanya mau menerima hak tapi tidak menjalankan kewajiban,” pungkasnya. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Meski resmi dibuka beberapa catatan penting yang dapat dipetik dari hasil mediasi dari kedua belah…
Humas Kantor SAR Jayapura, Silvia Yoku, mengatakan pencarian telah dilakukan hingga mendekati perairan perbatasan Papua…
Situasi ini menimbulkan kekhawatiran dan keluhan dari para pengendara serta warga sekitar yang melewati jalan…
Penjabat (P) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Puncak, Nenu Tabuni, mengatakan bahwa dalam konflik tersebut ternyata…
Kapolres Yalimo, Kompol Joni Samomsabra, menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat sebuah mobil Mitsubishi Triton warna…
Kapolsek Muara Tami, AKP H. Zakarudin, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memastikan keberadaan Petrus. Namun, yang…