“Saya melihat dan menyaksikan bahwa masyarakat Distrik Waris sangat bersemangat menunggu terwujudnya PLBN. Semoga cita-cita kita semua yang disetujui oleh Bapak Presiden menjadi nyata, dan semoga Tuhan memberkati kita dan mewujudkan PLBN di Waris,” ucapnya.
Bupati Keerom, Piter Gusbager, menegaskan bahwa PLBN Waris adalah penantian panjang bagi seluruh masyarakat Keerom. Ia memastikan, Pemerintah Kabupaten Keerom hingga Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen penuh mendukung kehadiran PLBN tersebut.
“Bapak Gubernur sudah memberikan arahan langsung kepada saya. Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Keerom berkomitmen mendukung pemerintah pusat untuk mewujudkan PLBN Distrik Waris,” tegas Gusbager.
Nikolas Meho, salah satu tokoh masyarakat Kampung Pund, Dusun Paitenda, yang merupakan pemilik hak ulayat, menyebutkan bahwa kedatangan utusan presiden ini memberikan kepastian bahwa PLBN Waris akan segera dibangun.
“Kami, pemilik tanah, sejak titik lokasi ini disiapkan pada tahun 2008, kami tunggu sampai saat ini. Untuk tanah, kami sudah serahkan sepenuhnya. Surat pelepasan sudah ada di tangan pemerintah. Kami melepaskan seluas 15 hektar. Kami sangat menunggu pembangunan PLBN,” pungkasnya.
Mulai tahun akademik 2026, Unika Fajar Timur Papua dikabarkan mulai membuka pendaftaran mahasiswa baru untuk…
Isu gaji guru honorer Rp300 ribu mengemuka ketika pemerintah berencana mengangkat sekitar 32.000 petugas Satuan…
Surya, salah satu pedagang sayur keliling yang sehari-hari beroperasi menggunakan sepeda motor Supra 125 tua,…
Insiden penembakan terjadi di wilayah areal KM 50 PT Freeport Indonesia. Dari serangan ini dikatakan…
Berdasarkan laporan awal dan keterangan saksi, kejadian bermula saat pelaku diduga memasuki rumah korban secara…
Kapolres Jayapura AKBP Umar Nasatekay, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Alamsyah Ali menjelaskan, berdasarkan hasil…