“Saya melihat dan menyaksikan bahwa masyarakat Distrik Waris sangat bersemangat menunggu terwujudnya PLBN. Semoga cita-cita kita semua yang disetujui oleh Bapak Presiden menjadi nyata, dan semoga Tuhan memberkati kita dan mewujudkan PLBN di Waris,” ucapnya.
Bupati Keerom, Piter Gusbager, menegaskan bahwa PLBN Waris adalah penantian panjang bagi seluruh masyarakat Keerom. Ia memastikan, Pemerintah Kabupaten Keerom hingga Pemerintah Provinsi Papua berkomitmen penuh mendukung kehadiran PLBN tersebut.
“Bapak Gubernur sudah memberikan arahan langsung kepada saya. Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Keerom berkomitmen mendukung pemerintah pusat untuk mewujudkan PLBN Distrik Waris,” tegas Gusbager.
Nikolas Meho, salah satu tokoh masyarakat Kampung Pund, Dusun Paitenda, yang merupakan pemilik hak ulayat, menyebutkan bahwa kedatangan utusan presiden ini memberikan kepastian bahwa PLBN Waris akan segera dibangun.
“Kami, pemilik tanah, sejak titik lokasi ini disiapkan pada tahun 2008, kami tunggu sampai saat ini. Untuk tanah, kami sudah serahkan sepenuhnya. Surat pelepasan sudah ada di tangan pemerintah. Kami melepaskan seluas 15 hektar. Kami sangat menunggu pembangunan PLBN,” pungkasnya.
Kapolres Jayawijaya melalui kasat Narkoba Iptu Jan Benyamin Saragih, SH, menekankan dari hasil pemeriksaan yang…
Polres Jayapura menetapkan EW (43), seorang ibu rumah tangga sebagai tersangka dalam kasus kekerasan terhadap…
Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura, Grace Linda Yoku, S.Pd.,…
Pertandingan ini diprediksi berjalan ketat mengingat rivalitas kedua tim di Grup Timur. Selain itu, laga…
Ketua Panja DPRK Kota Jayapura, Ismail Bepa, meminta Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo,…
Kepala Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengecam aksi kekerasan tersebut. Ia menilai penembakan terhadap…