

Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP. (FOTO:Eryck / Cepos)
KEEROM – Virus African Swine Fever (ASF) kini sedang menghantui Kabupaten Keerom, setelah rentetan kasus ditemukan di Kabupaten Jayapura. Hal ini juga mendapat perhatian dari Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut., MUP.
“Saya pikir masyarakat Keerom yang mengkonsumsi daging babi dan peternak babi untuk meningkatkan kewaspadaan menjaga kebersihan kandang dan kesehatan ternak serta berkoordinasi dengan Dinas Peternakan Keerom,” ungkap Bupati Gusbager, Jumat (7/6).
Bahkan Bupati Gusbager menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Keerom lewat Dinas Peternakan juga telah melakukan pengadaan obat serta vitamin babi.
“Kita sudah punya obat dan vitamin untuk ternak babi. Sudah kita adakan dan kita akan bagi kepada peternak babi untuk memberikan kekebalan kepada ternak babi yang ada di Kabupaten Keerom,” ujarnya.
Beberapa upaya juga sudah dilakukan oleh Pemkab Keerom seperti melakukan survei untuk menjaga populasi babi di Negeri Tapal Batas, Keerom.
“Dinas terkait juga melakukan pelacakan, kewaspadaan, pendataan dan langkah-langkah yang harus dilakukan. Kita sudah punya stok obat dan dinas terkait tinggal memyalurkan,” pungkasnya. (eri/ary)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pihak sekolah yang…
Wali Kota juga meminta Dinas Sosial Kota Jayapura untuk terus melakukan pemantauan terhadap seluruh…
Ia menegaskan bahwa eksekusi tidak dapat dilaksanakan apabila lokasi dan luas tanah yang dimaksud…
Menurut Abisai, kekayaan budaya, adat istiadat, serta tradisi masyarakat adat yang masih terjaga hingga…
Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…
Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…