“23 tahun menandai Keerom semakin dewasa. Orang Keerom juga harus dewasa, bukan hanya kabupatennya, tapi manusianya juga harus hidup semakin dewasa. Kita terus mengevaluasi diri,” ujarnya
“Pemerintah juga terus mengevaluasi diri. Kerja baik, ASN kerja baik, Polri kerja baik, TNI kerja baik. Masyarakat adat, tokoh adat, Ondofolo juga baik, tidak jual-jual tanah. Karena tanah bukan dia bikin, itu warisan. Kalau jual-jual itu berarti Ondofolo tidak beres,” pungkasnya. (eri/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Keberagaman ini menurutnya harus dipelihara sebagai modal dasar untuk membangun tatanan sosial yang adil…
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, mengatakan kasus tersebut bermula ketika korban…
Kejaksaan Negeri (Kejari) Merauke masih terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam program revitalisasi Universitas…
“Sebentar lagi selesai.” Kalimat ini mungkin sering muncul saat sedang mengerjakan tugas atau mengejar deadline.…
Usai melalui beberapa tahapan test yang dilakukan dari oleh pansel dan BKN, akhirnya Gubernur Papua…
Selama ratusan bahkan ribuan tahun, bumi dan laut telah menghidupi miliaran manusia. Lebih dari 17…