

Tiga terduga pengedar ganja saat diamankan ke Mako Polres, Rabu (4/10).(foto: Humas Polres Keerom for Cepos)
KEEROM – Tim gabungan Satgas Gakkum KRYD Polda Papua bersama Polres Keerom melaksanakan razia dipimpin oleh Iptu Jetny Sohilait, di Jalan Trans Arso 7, Kampung Warbo, Distrik Arso, Kab. Keerom, Rabu (4/10).
Dalam razia tersebut, tim gabungan Satgas Gakkum KRYD Polda Papua dan Polres Keerom berhasil mengamankan tiga orang terduga pengedar ganja.
Kapolres Keerom AKBP Christian Aer, melalui Kasat Reskrim Polres Keerom AKP Zakaruddin, mengatakan, pihaknya mendapatkan beberapa barang bukti berupa 16 bungkus ganja siap edar.
“Kami mengamankan tiga orang terduga pengedar ganja berinisial RG (20), JA (25) dan SOBY (18). Terduga saat diperiksa tim Satgas KRYD di lapangan mendapatkan barang bukti narkotika jenis ganja siap edar sebanyak 16 bungkus berukuran sedang, kemudian 2 unit kendaraan yang digunakan juga kami curigai sebagai hasil curanmor,” ungkapnya.
Lanjutnya, tim Satgas KRYD membawa ke tiga terduga ke Mapolres Keerom beserta barang bukti untuk diserahkan ke penyidik Sat Resnarkoba Polres Keerom guna dilakukan proses pemeriksaan lebih lanjut.
Satgas Gakkum KRYD akan rutin melaksanakan razia dan patroli guna mencegah kejahatan kriminal C3 (Curat, Curas dan Curanmor) yang sering terjadi di wilayah Hukum Polda Papua. (eri/ade/ary)
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…
Partisipasi pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) dalam Festival Sagu yang diselenggarakan oleh Kementerian…