“Dan tentunya tindakan hukum selanjutnya akan di lakukan,” tambahnya. Kejadian ini sendiri kata Ipda Joko terjadi pada 16 Juli saat anggota melakukan persiapan pelaksanaan penjemputan dan pelepasan jabatan Kapolres Biak Numfor, dengan jadwal latihan tradisi upacara pedang pora.
Dalam video tersebut, terlihat dua orang anggota keluar berlarian menghampiri warga yang sedang melakukan orasi tunggal menggunakan pengeras suara. Dikatakan, satu orang diantaranya berupaya untuk melerai namun salah satu anggota terlihat emosi dan mendorong orator tersebut.
Menurut Ipda Joko, Polres Biak Numfor menerima semua jenis kritikan, masukan dan juga saran dari masyarakat. “Namun tidak dengan melakukan aksi yang justru mengganggu ketertiban dan kenyamanan publik. Kritik bagus, tapi caranya kurang elegan,” sambung Joko.
Terkait adanya pelemparan kata Kasi Humas diakui memang ada lemparan ke arah yang menyampaikan orasi namun ini lebih pada spontanitas karena saat itu dalam kondisi panas, sedang latihan dan merasa terganggu,” tutupnya. (il/ade)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Jajaran pimpinan kepolisian setempat turun langsung mengendalikan massa, dipimpin oleh Kapolres Mimika AKBP Alredo Rumbiak,…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Polres Jayawijaya Iptu Marcelino H. Rumambi, S.H., M.H., mengatakan pihaknya…
Kasat Narkoba Polres Keerom AKP Rony Romy Samori menjelaskan, barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari…
Badan Gizi Nasional (BGN) resmi meluncurkan 13 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mendukung pelaksanaan…
Tim yang diturunkan ke Wamena saat ini dari Menko Polhukam, BNPB, Danrem 172/ PWY, PLN…
Kepala BPS Jayawijaya Arther Purmiasa menyatakan Pada Bulan September 2026, terjadi inflasi sebesar 3,28 persen…