Categories: BIAK

Di Tengah Wabah Covid, Petani Harus Lebih Giat

Muh Markum SH MH MM (FOTO: Noel/Cepos)

JAYAPURA – Pemerintah Kanupaten Keerom Terus memberikan motifasi dan semangat kepada petani di Kabupaten Keerom untuk terus bertani di tengah Wabah Covid – 19. “Kami terus memberikan motivasi kepada petani khususnya, penanaman Jagung dan Kedelai serta komoditi lainnya untuk meningkatkan produksinya, dan karena hasil jagung ini sudah siap didistribusikan ke Surabaya dan Blitar,” kata Bupati Keerom Muh Markum, di Keerom Sabtu, (26/7).

  Untuk itu, Bupati Markum berharap kepada para petani untuk tidak berhenti melakukan penanaman Jagung. Sebab, dari koordinasi yang dilakukan di Surabaya dan Blitar tidak ingin hasil Panen Jagung terhenti. “Mereka maunya secara terus menerus dan ini sangat membantu kita dalam meningkat perekonomian masyarakat, khususnya bagi para petani,” ungkap Bupati Markum.

   Apalagi lanjut Bupati, dalam 1 hektar bisa menghasilkan 6 sampai 11 Ton Jagung hasil panen.  Hal ini dibuktikan dengan jarak tanam hasil yang sangat bagus. “Jadi sudah bagus, baik cara tanam sampai cara penyimpanannya,” ujarnya.

  Bupati mengaku telah menyiapkan lahan seluar 61 hektar untuk dilakukan penanaman jagung di wilayah Kabupaten Keera serta komoditi lainnya. “Ini  upaya pemerintah daerah dan legislatif untuk mendorong ketahanan Pangan agar bisa terwujud, karena di  kabupaten Keerom 90 persen adalah petani,” katanya. (oel/tri) 

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Dua Anggota Polres Diperiksa Terkait Penembakan Warga

Kapolres menjelaskan, peristiwa tersebut berawal dari proses mediasi antara korban pencurian dan terduga pelaku kasus…

2 hours ago

Kritik Latihan Fisik Ala Militer, Natalius Pigai: Ini Bukan Mau Perang!

Menurut Pigai, substansi utama dari pembentukan aparatur atau pengurus koperasi bukanlah ketahanan fisik layaknya prajurit…

3 hours ago

Tak Bisa Dibaca oleh AI, Pernah Dimintai Pendapat Oleh HRD

Di lantai satu, meja-meja kayu tertata rapi. Di dinding-dinding ruangan terpampang tulisan penuh falsafah Jawa.…

4 hours ago

Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara dan Bayar Uang pengganti Rp 809 Miliar

Hakim Purwanto S. Abdullah menyatakan, Nadiem terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana…

10 hours ago

Krisis Stok Darah Mimika, PMI Desak Pemda Bangun UDD Mandiri

​Berdasarkan standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kebutuhan darah ideal sebuah wilayah adalah 1% hingga 2%…

15 hours ago

Sat Reskrim Polres Jayawijaya Ringkus Pelaku Penggelapan Uang di Morowali

Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Reskrim Iptu Marcelino Rumambi, SH, MH menyatakan penangkapan ini terhadap pelaku…

16 hours ago