

Kadistrik Biak Kota Marthen Kafiar dan Tokoh Adat Biak Michael H Korwa (foto: Ismail/Cenderawasih Pos)
Polres Biak Numfor Kembali Gelar FGD Kamtibmas
BIAK – Upaya serius memerangi maraknya kasus pencurian dan penjambretan, khususnya yang melibatkan anak di bawah umur, terus digalakkan di Biak Numfor. Pada Kamis (22/5), Polres Biak Numfor kembali mengundang seluruh pihak mulai dari pemeirntah daerah, pemerintah distrik, DPRK, Pengadilan, Kejaksaan, Kalapas Biak, hingga OPD terkait, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda dan unsur TNI plus, untuk menggelar Forum Group Discussion (FGD) kedua terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), yang melibatkan berbagai stakeholder penting.
Kadistrik Biak Kota, Marthen Kafiar, mengapresiasi inisiatif Kapolres Biak Numfor yang telah mengumpulkan seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, lembaga adat, dewan perwakilan rakyat daerah, Lembaga Masyarakat Adat, hingga para Mananwir (tokoh adat) dari berbagai wilayah di Biak. “Kami melakukan FGD pertama dan kedua hari ini, terkait Kamtibmas,” jelas Marthen Kafiar.
Menurutnya, FGD pertama dan kedua ini sebagai bentuk evaluasi telah menghasilkan sejumlah komitmen dan rekomendasi yang telah ditandatangani dan akan segera dikirimkan kepada Bupati untuk mendapatkan persetujuan.
“Saya berharap giat FGD terkait menciptakan Kamtibmas di Biak, ini bukan tanggung jawab satu pihak keamanan tapi juga kita semua, baik TNI/Polri, pemerintah daerah, masyarakat adat, pemerintah distrik dan kelurahan maupun kampung, hingga LSM yang ada,” tegas Kadistrik Biak Kota Marthen Kafiar.
Marthen Kafiar mendukung penuh pengaktifan kembali Pam Swakarsa di tiap kelurahan dan kampung, serta Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM). Ia mengakui bahwa aksi begal dan jambret masih terjadi, sehingga sinergi antarpihak sangat dibutuhkan.
“Sementara ini kita lakukan PAM dengan kepolisian beberapa hari terakhir ini, karena masih ada beberapa saudara-saudara kita, adik-adik kita masih ada yang melakukan begal dan jambret itu masih ada. Tapi peranan kita harus berikan edukasi dan tindakan dan langkah yang harus kita lakukan kepada anak-anak kita ini,” tambahnya.
Page: 1 2
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…