“Ada sejumlah jabatan yang masih kosong dan diisi oleh pelaksana-pelaksana tugas, kita akan lakukan rapat Baperjakat, tidak ada Plt-Plt, ASN kita cukup banyak dan berkompeten, tapi belum diberdayakan dan masih non-job, ada sebagian di OPD, kelurahan dan distrik, silahkan para pimpinan OPD segera mengusung personel yang ada untuk menduduki jabatan,” ujar Sekda Markus.
Dirinya juga menekankan, bahwa kewenangan penjabat bupati untuk mengangkat, merotasi atau mengisi jabatan kosong di tiap-tiap OPD memiliki kewenangan yang sama dengan bupati definitif.
“Kewenangan sama hanya prosedurnya berbeda, kalau pejabat definitif tidak perlu mendapatkan persetujuan dari Mendagri untuk pelantikan, tetapi sama wajib memberitahukan kepada KASN dan surat dari BKN, kalau sudah ada maka pejabat definitif boleh melantik, sedangkan Ibu Pj nanti setelah surat dari BKN keluar harus menunggu persetujuan dari Menteri Dalam Negeri, itu yang membedakan,” tandas mantan Pj Bupati SArmi itu. (il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…
Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…
Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…
Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…
“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…
Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…