“Seperti Raja Ampat itu, mereka bikin segala macam pameran, promosi wisata, pembangunan, dan lain-lain itu dipromosi secara besar-besaran sampai ke tingkat Nasional dan Internasional. Padahal kita potensi di Supiori juga sama dengan Raja Ampat,” harapnya.
Di sisi lain, kemajemukan masyarakat di Kabupaten Supiori juga sudah mulai nampak. Dia menyadari peranan dari paguyuban Nusantara di Supiori juga turut memberikan dampak positif dari sisi perdagangan, ekonomi dan juga pembangunan infrastruktur.
“Mulai bangun dari kampung ke kota, supaya pembangunan juga bisa dirasakan semua masyarakat. Dorong transfer ilmu masyarakat asli Supiori dengan pedagang-pedagang, maupun petani dan nelayan dari luar. Itu harus. Daerah Sagu yang ada juga harus dipertahankan, karena itu pangan lokal, harus terus dilestarikan,” tandasnya. (il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…
Langkah-langkah strategis ini telah mendapat lampu hijau dan penguatan langsung dari Presiden. "Kami melaporkan kepada…
Komitmen untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang ramah anak ini, diwujudkan Kanwil Ditjenpas melalui kegiatan sosialisasi…
Pemusnahan kali ini menyasar material sitaan dari 52 perkara tindak pidana umum dengan volume mencapai…
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program pembangunan dan penggunaan anggaran daerah,…
Panglima Kodam (Pangdam) XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, melakukan silaturahmi kepada Gubernur…