Categories: BIAK

FBB Memperkuat Identitas Budaya Biak

Sejumlah Tokoh dan Pejabat Akan Hadiri Pembukaan Festival Budaya Biak 2025

BIAK NUMFOR – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor mematangkan persiapan Festival Budaya Biak (FBB) 2025, sebuah event akbar yang diharapkan menjadi magnet pariwisata dan penguat identitas budaya di wilayah adat Saireri. Dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 20 Oktober 2025, festival ini akan dibuka pada Sabtu, 18 Oktober 2025.

Bupati Biak Numfor, Markus Oktovianus Mansnembra, menegaskan bahwa festival tahun ini harus meninggalkan kesan mendalam, bukan sekadar agenda seremonial.

“Kita baru saja melakukan rapat koordinasi untuk mematangkan kesiapan pelaksanaan event agar berjalan dengan baik dan memberikan dampak positif,” ujar Bupati Markus usai memimpin rapat lintas OPD di Kantor Bupati Biak, Rabu (15/10).

“Ini tidak asal-asalan kita buat hanya untuk memenuhi target, tetapi untuk mempertahankan nilai-nilai budaya kita melalui promosi dan partisipasi masyarakat yang berkelanjutan,” tegasnya.

Kehadiran Tamu Internasional dan Pusat Terkonfirmasi daya tarik Festival Budaya Biak 2025 semakin kuat dengan konfirmasi kehadiran sejumlah tokoh penting dari kancah nasional hingga internasional. Bupati Markus memastikan surat undangan resmi telah didistribusikan, dan beberapa tamu yang terkonfirmasi hadir antara lain: Duta Besar Republik Seychelles: Kehadiran ini mengulang komitmen diplomatik setelah Dubes negara tersebut juga hadir pada Festival Biak Munara Wampasi sebelumnya.

Duta Besar Papua Nugini: Pihak Kedutaan Besar telah menyampaikan kesediaan untuk hadir. Tingkat Nasional: Letjen Makrusi, Sestama Badan Pengelola Perbatasan Nasional dari Kementerian Dalam Negeri, dipastikan hadir.

Sementara itu, dukungan dari tingkat Provinsi juga datang, dengan Wakil Gubernur Papua, Bapak Aryoko Rumaropen, telah memastikan kehadirannya dalam acara pembukaan. Pemerintah daerah masih menunggu konfirmasi dari Gubernur Papua.

“Harapan kami, festival ini dapat memperkuat identitas budaya Biak sekaligus menjadi magnet wisata yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal,” tutup Bupati Markus Mansnembra, optimis bahwa event ini akan menempatkan Biak Numfor pada peta pariwisata dunia. (il/wen)

 

Juna Cepos

Recent Posts

Pendapatan Negara di Papua Tembus Rp2,9 Triliun

Pemerintah menargetkan pendapatan negara di wilayah Papua pada 2026 sebesar Rp6,7 triliun, yang terdiri atas…

1 day ago

Persipura Bermarkas di Gelora Delta Sidoarjo

Owen membeberkan bahwa mereka sudah menjajaki dua stadion di Jawa Timur. Dan saat ini masih…

1 day ago

Libatkan Pemda dan Masyarakat Adat Atau Hentikan!

Dari hasil peninjauan, pemerintah menemukan sejumlah aspek yang perlu segera dibenahi, di antaranya sanitasi tempat…

1 day ago

Boyolali Dinilai Cocok Bagi Persipura

Keputusan ini menjadi pengalaman pertama bagi skuad Persipura. Pada musim-musim sebelumnya, mereka lebih sering menggelar…

1 day ago

Selama ini pemerintah daerah tidak pernah dilibatkan dalam pelaksanaan MBG

Menurutnya, selama ini pemerintah daerah tidak pernah dilibatkan secara maksimal dalam perencanaan maupun pelaksanaan program.…

2 days ago

Petugas Avsec Bandara Sentani Gagalkan Penyelundupan 940 Gram Ganja

Penangkapan bermula saat D.H. menjalani pemeriksaan di Passenger Security Check Point (PSCP) Terminal Keberangkatan Bandara…

2 days ago