Categories: BIAK

Perbaikan Ruas Jalan Wasani / Mos – Douwbo Belum Tuntas Dikerjakan

Terganggu Akibat Lalulalang Angkutan Umum Biak – Supiori

BIAK – Kementerian Pekerjaan Umum  dan Perumahan Rakyat RI, Direktorat Jenderal Bina  Marga, Balai Pelaksanana Jalan Nasional Jayapura, melalui Satuan Pelaksana Jalan Nasional Wilayah IX Provinsi Papua, Biak – Serui sejak September lalu hingga Desember 2023 bersama tiga perseroan terbatas ( PT ) di wilayah Biak melalukan pelebaran dan perbaikan jalan ruas jalan Wasani / Mos – Douwbo yang menghubungkan sebelah utara Kabupaten Biak Numfor dan Supiori.

Pekerjaan pelebaran dan perbaikan ruas jalan ruas jalan Wasani / Mos – Douwbo yang menghubungkan sebelah utara Kabupaten Biak Numfor dan Supiori tersebut hingga kini belum tuntas dikerjakan.

Kepala Kampung Sansundi, Distrik Bondifuar, Kabupaten Biak Numfor,  Speniel Maninemwarba mengatakan, pekerjaan pelebaran dan perbaikan ruas jalan tersebut belum tuntas dikerjakan lantaran terganggu dengan angkutan umum Supiori – Biak atau Biak – Supiori  dan pribadi yang berlalu lalang tiap hari melewati ruas jalan tersebut pada saat sedang di kerjakan sehingga pengerjaan atau perbaikannya  terganggu sehingga tidak bisa terselesaikan dengan cepat.

“Mereka kerja tapi mobil penumpang, mobil pribadi dan motor lalu lalang terus tiap hari, jadi mereka kerja sedikit stop tunggu mobil atau motor lewat baru kerja lagi, jadi pekerjaan pelebaran dan perbaikan jalan yang mereka lakukan agak lama tapi belum selesai. Selain itu juga truk-truk yang bawa aspal goreng ke Supiori juga lewat sini juga jadi sangat mengganggu perbaikan jalan untuk cepat selesai,” ujarnya ketika ditemui Cenderawasih Pos di Kampung Sansundi, Distrik Bondifuar, Kabupaten Biak Numfor, Kamis,(14/12).

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos
Tags: JALANBIAK

Recent Posts

Harusnya Kerja MRP Dipublis dan Lebih Transparan

Pernyataan inipun memantik amarah dari berbagai pihak terutama pengurus MRP dan beberapa pihak yang menegaskan…

4 days ago

Dua Kapal Nelayan Indonesia Dibakar Tentara PNG

Menurut Taufik Latarissa, selain kapal mereka ditangkap, para nelayan tersebut dianiaya kemudian meminta tembusan Rp…

4 days ago

Setelah Botak, Kini Aibon

Namanya Hurbianus Mirip. Hurbianus tergabung dalam Kodap III D Dulla tewas dalam operasi gabungan Satgas…

4 days ago

Rahasia Tasbih Alam: Mengapa Manusia Tak Mampu Mendengarnya?

Manusia mungkin hanya mampu menangkap sebagian kecil dari fenomena itu. Namun hakikatnya, seluruh ciptaan berada…

5 days ago

Warga Disarankan Tak Berenang di Pantai Holtekamp

Penjaga sekaligus pemilik Pantai Holtekamp Orgenes Merauje mengaku gelombang tinggi di sepanjang pantai Holtekamp terjadi…

5 days ago

Ratusan Nelayan Ditangkap Otoritas PNG dan Australia Merupakan Urusan Pusat

Ratusan nelayan Indonesia atau sebanyak 154 nelayan Indonesia yang ditangkap Otoritas PNG dan Australia dalam…

5 days ago