Categories: BIAK

Jadi Daerah Rawan, Program Mitigasi Bencana Perlu Dilakukan

BIAK-Sejarah pilu terkait Bencana Tsunami dan Gempa Bumi hebat pernah terjadi di Biak. Tentunya bencana ini sangat rawan memakan korban jiwa yang besar. Berbagai program Mitigasi Bencana pun dilakukan, agar masyarakat tanggap terhadap bencana yang tidak dapat diprediksi ini.

Dr. Weniza, M.Sc, selaku Koordinator Bidang Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Pusat mengatakan koordinasi dan kolaborasi bersama dalam kesiapsiagaan bencana gempa bumi dan tsunami perlu dilakukan, diperkanalkan disosialisasikan kepada seluruh elemen lapisan masyarakat.

Seperti halnya di Biak, BMKG Pusat bersama BMKG Wilayah V Jayapura bersama BMKG Biak dan BPBD Biak Numfor melakukan pembekalan Mitigasi Bencana melalui kegiatan Sekolah Lapang, yang melibatkan sekitar 60 peserta terdiri dari sejumlah elemen masyarakat.

“Terimakasih luar biasa atas partisipasi yang sangat aktiv dari seluruh pemangku kepentingan dan masyarakat di Kabupaten Biak Numfor. Kita ingin membangun koordinasi dan kolaborasi bersama dalam kesiapsiagaan bencana gempa bumi dan tsunami, yang tentunya kita duduk bersama membangun kesiapan tim siaga dan membahas standar operasional yang harus dilakukan, dan menyiapkan apa yang harus dilakukan oleh masyarakat, ketika bencana datang atau potensi yang terjadi,” ungkap Dr Weniza.

Diakui, secara historis Bencana Tsunami pernah terjadi di tahun 1996 oleh karenanya sejarah itu membuktikan ada patahan aktif di Biak dan rawan bencana gempa dan Tsunami. Karena memang tidak hanya di Indonesia tapi juga diseluruh negara belum mampu memprediksi bencana, tapi peringatan dini sudah diupayakan dan juga edukasi terkait mitigasi bencana.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Gereja Membela Harkat dan Martabat Manusia, Jangan Dinilai Gerakan Politik Praktis

   Mofu mengungkapkan bahwa HONAI dibentuk sebagai ruang bersama untuk menjawab berbagai persoalan kemanusiaan, terutama…

4 hours ago

Dorong Penyelesaian Hukum, Jangan Biarkan Pemalangan Jadi Kebiasaan

   Menurutnya, setiap penggunaan tanah masyarakat adat untuk kepentingan umum seharusnya telah melalui proses yang…

12 hours ago

Polisi Ungkap Hasil Labfor Pecahan Botol di Komnas HAM

   Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimum) Polda Papua, Kombes Pol Parasian H. Gultom, mengungkapkan bahwa…

13 hours ago

Siapkan Konsolidasi Besar Masyarakat Adat Tabi-Mamta

  Pertemuan yang dikemas dalam bentuk sidang pleno ini menjadi momentum penting untuk merumuskan agenda…

15 hours ago

Amankan Kendaraan Dinas, Pemprov Papua Libatkan Jaksa dan BPK

  Penjabat Sekretaris Daerah Papua Christian Sohilait, mengatakan penertiban kendaraan dinas dilakukan karena masih terdapat…

16 hours ago

Masa Tanggap Darurat Diperpanjang 7 Hari

   Rustan meminta seluruh warga terdampak, khususnya para pengungsi, untuk tetap bersabar sembari pemerintah mematangkan…

17 hours ago