“Tersangka AB juga merupakan residivis yang sebelumnya melakukan kasus pencurian dengan pemberatan KUHP 363, dan telah menjalani hukuman di Lapas Biak. Tersangka baru dibebaskan pada Maret 2024 lalu,” ungkap Wakapolres. Tersangka AB terancam hukuman maksimal 9 tahun penjara.
Selain tersangka AB yang telah diamankan, Polres Biak Numfor juga tengah memburu dua pelaku lainnya yang berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO), masing-masing berinisial WM dan satu lainnya masih dalam proses penyelidikan.
Dalam kesempatan tersebut, Wakapolres mengimbau kepada masyarakat Biak Numfor untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), dan pencurian dengan kekerasan. Masyarakat juga diimbau untuk segera menghubungi pihak kepolisian melalui call center110 jika melihat atau mengalami tindak kejahatan. (Il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…
Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…
Kondisi itu memicu kekecewaan Panja Pelayanan Publik DPRK Kota Jayapura. Bahkan, panja menilai ketidakhadiran…
Natirmalus menjelaskan, pada Bidang Bina Marga realisasi fisik telah mencapai 68,63 persen, sedangkan realisasi…
Kegiatan yang melibatkan personel gabungan dari DLHK, Polsek Jayapura Selatan, Satuan Polisi Pamong Praja…
DPR Papua memberi deadline atau batas waktu selama satu pekan kepada PT Pertamina Patra Niaga…