Sementara itu, Donny Irawan, seorang aktivis lingkungan dari komunitas Trash Hero Biak, mengungkapkan bahwa tumpukan sampah ini tidak hanya terjadi di Pasar Inpres Biak Kota, tetapi juga di Mandow dan Samofa.
Kondisi di Pasar Inpres Biak Kota semakin parah karena warga terpaksa membuang sampah di sekitar bak sampah yang sudah penuh. Hal ini menyebabkan sebagian bahu jalan tertutup sampah, mengganggu mobilitas masyarakat dan menimbulkan bau yang tidak sedap.
Meskipun DLH Biak berjanji bahwa kondisi akan kembali normal mulai Senin (hari ini, red), masyarakat berharap agar ada solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah ini. Selain memastikan ketersediaan BBM untuk armada pengangkut sampah, sosialisasi tentang pemilahan sampah dan peningkatan fasilitas pembuangan juga perlu menjadi perhatian serius pemerintah daerah. (il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…
Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…
Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…
Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…
Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…
Gubernur Papua Pegunungan, Dr (HC) John Tabo,S.E.,M.B.A, mengatakan Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Provinsi Papua…