Categories: BIAK

Tim Covid Biak Kembali Kirim 50 Spesimen Swab

Daud N. Duwiri, SKM, MKes  ( FOTO: Fiktor/Cepos)

BIAK-Tim Kesehatan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor kembali mengirim 50 specimen swab untuk diuji di Laboratorium Litbangkes Jayapura, Kamis (7/5). Hasil pemeriksaan specimen swab itu akan dijadikan dasar dalam menentukan bahwa seseorang positif tertular Virus Corona atau tidak.

  Spesimen swab yang dikirim itu, diambil dari sejumlah pasien dengan status Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP). Selain itu juga, specimen swab tersebut juga diambil dari sejumlah orang lainnya yang dinilai berpotensi tertular dari pasien yang sudah positif Virus Corona.

   “Ada 50 spesimen swab kami ambil dan sudah dikirim ke Jayapura untuk diperiksa di Laboratorium Litbangkes Jayapura. Ya, harapan kita tentunya kalau bisa hasilnya negatif semua, namun untuk memastikan seperti apa hasilnya, kami masih tunggu. Apapun hasil uji lab nantinya tetap akan disampaikan ke masyarakat secara terbuka,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Biak Numfor Daud N. Duwiri, SKM, MKes kepada Cenderawasih Pos, Jumat (8/5) kemarin.

   Menurutnya, specimen swab yang dikirim itu tak hanya dari masyarakat umum, namun sejumlah dari tenaga perawat dan tenaga kesehatan yang menangani pasien positif Covid-19, termasuk pasien yang sebelumnya hasilnya negatif diperiksa ulang kembali spesimen swabnya.  Pemeriksaan swab dinilai penting supaya dilakukan penanganan secepatnya jika ada yang positif terinfeksi. 

  “Teman-teman petugas kesehatan juga ada beberapa orang yang diperiksa swabnya, ini penting supaya dilakukan penanganan secepatnya jika ada yang tertular. Lebih baik kita mencegah secepatnya sehingga dilakukan penanganan, tapi sekali harapan bersama mudah-mudahan hasilnya negatif,” tandasnya.

  Lalu bagaimana dengan hasil rapid test yang dilakukan tim kesehatan Gugus Tugas, Daud Duwiri mengatakan, bahwa hasil rapid test ini kadang hasilnya banyak tidak akurat, namun setidaknya hasil rapid test akan dijadikan dasar untuk memfollow up kegiatan pemantauan di lapangan. 

  Sekedar diketahui, jumlah pasien yang  positif terinfeksi Virus Corona dan saat ini sementara dalam perawatan sebanyak 11 orang, dan secara keseluruhan ada 13 pasien positif tertular Virus Corona dirawat di Biak (sudah termasuk 2 rujukan dari Kabupaten Supiori). Sementara specimen swab yang sebelumnya telah dikirim dan dinyatakan negative hasilnya sebanyak  52 specimen. (itb/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Pesawat Dibakar, Pilot Ditembak, Pelaku Langsung Berpose

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…

2 days ago

Marinus Yaung: KKB Tidak Akan Mendapat Dukungan dan Simpati Asing

Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…

2 days ago

Presiden Perlu Evaluasi Operasi Keamanan di Papua

Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…

2 days ago

Singgung Demo Ditahan, Konvoi Bola Dibebaskan

Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…

2 days ago

Okto Disebut Sebagai Wakil Komandan TPNPB-OPM

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…

2 days ago

Cetak Sawah Baru di Sota Masih Terkendala Penolakan Warga

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan,   secara…

2 days ago