Categories: BIAK

Portal Dinilai Tidak Efektif, Justru Timbulkan Keresahan

Salah satu portal yang ada di pemukiman warga di Kota Biak Numfor.  Pemasanga portal dinilai tidak efektif untuk cegah penyebaran virus corona. (FOTO: Fiktor/Cepos)

BIAK- Nampaknya pemasangan portal (palang) di sejumlah wilayah, jalan kompleks, lorong dan bahkan di kampung-kampung di Kabupaten Biak Numfor dinilai tidak efektif. Portal yang dipasang dalam rangka memantau pergerakan masyarakat terkait dengan upaya mempersempit penyeran Virus Corona setelah dievaluasi dinilai sama sekali tidak efektif. 

   Bahkan, ada sejumlah portal yang dipasang itu justru menimbulkan keresahan di masyarakat. Pasalnya, tempat tersebut dijadikan titik kumpul-kumpul banyak orang, dan terkesan kadang-kadang sudah disalahgunakan. Bahkan banyak dijadikan tempat miras. Untuk itu, maka pemasangan portal/palang di Kabupaten Biak Numfor sudah tidak diperbolehan, terhitung sejak, Kamis (7/5) kemarin. 

  Larangan pemasangan portal/palang itu telah ditindaklanjuti dalam Instruksi Bupati Biak Numfor Nomor :  300/252 tentang Larangan Pembuatan Portal/Pemalangan. Dalam instruksi itu ditegaskan bahwa, dilarang melakukan pembatasan sosial berskala lokal seperti portal/pemalangan pada masing-masing wilayah, antara distrik, kelurahan/kampung dan RW/RT.

  Dalam instruksi itu juga disampaikan, bahwa agar upaya untuk membantu pemerintah dalam menertibkan masyarakat keluar malam, supaya menertibkan kembali Pos Kamling dengan jumlah orang yang menjaga maksimal empat orang, namun tetap memperhatikan protokol pencegahan Covid-19. Setiap pembuatan Pos Kamling wajib dikoordinasikan ke Lurah atau Kepala Kampung supaya diatur dengan baik.

   Terkait dengan instruksi tersebut, maka diminta kepada masyarakat supaya tidak melakukan pemalangan dengan alasan apapun..Bagi yang tetap melakukan pemalangan atau pemasangan portal tetap ditindak tegas seuai aturan berlaku. 

  “Upaya warga untuk menjaga kompleks di wilayahnya pemerintah daerah cukup hargai, namun dari hasil evaluasi dan pantauan langsung di lapangan keberadaan Portal atau pemalangan tidak efektif. Pantauan langsung di lapangan dan banyak laporan masyarakat mengeluhkan keberadaan portal ini. Dijadikan tempat kumpul, ada kami temui dibeberapa tempat tertentu kumpul dan mabuk, dan intinya tidak efektif,” tandas Bupati Herry Ario Naap, S.Si.,M.Pd. (itb/tri)

newsportal

Share
Published by
newsportal

Recent Posts

Ramai Pastikan Persipura Siap Promosi ke Liga 1

Menurut Ramai, program latihan yang telah dijalani tim, baik saat pemusatan latihan di Jayapura maupun…

2 days ago

Lagi, Kapal Nelayan  Indonesia Ditangkap Otoritas PNG

Otoritas Perikanan Nasional Papua Nugini (National Fisheries Authority/NFA) bersama Imigrasi Papua Nugini kembali menangkap kapal…

2 days ago

Pengamanan di Lokasi Pengungsian Diperketat

Pemerintah Kota Jayapura akan memperketat pengawasan di lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran di Kelurahan Mandala,…

2 days ago

Cek Langsung Siswa di Pengungsian, Galang Bantuan Sukarela dari Orang Tua Murid

Polres Merauke bersama Densus 88 Antiteror memperkuat sinergi dalam upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan…

2 days ago

152.319 Anak di Papua Tercatat Tidak Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Marthen Medlama mengatakan data tersebut perlu divalidasi terlebih dahulu untuk…

2 days ago

Boaz Dukung Peminjaman Markus ke PSS Sleman

Pemain senior sekaligus legenda Persipura Jayapura, Boaz Solossa, memberikan dukungan penuh atas langkah klub meminjamkan…

2 days ago