Categories: BIAK

Tangkap Mata-mata Kelompok OPM  di Mapia

BIAK– Satu orang yang diduga kuat sebagai mata-mata dari gerakan Organisasi Papua Merdeka (OPM) ditangkap di Pulau Mapia, Kabupaten Supiori. Pria tersebut berinisial PB dan ditangkap pada Sabtu (3/8). 

Penangkapan pria kelahiran Muris Besar ini  diawali dari laporan warga  saat anggota Pam Puter dan aparat gabungan lainnya melakukan kegiatan bakti sosial. PB dicurigai melakukan gerakan pengintaian terhadap tugas satgas di Mapia. Warga melaporkan gerakan mencurigakan itu kepada Komandan Satgas Marinir Pulau Terluar, dan Babinsa Koramil 06 Kodim 1708/BN Serka Frans Buinei.

Kemudian oleh gabungan anggota melakukan pendekatan dan meminta untuk koperatif untuk diperiksa, namun dirinya tidak mengindahkan. PB kemudian ditahan oleh aparat, dan kemudian dilakukan penggeledahan, dan benar saja sejumlah barang bukti yang didugakuat berbau gerakan separatis ditemukan.

Komandan Lanal Biak Kolonel Marinir Jinawi Atut Waluyanto, M.Tr.,Hanla mengatakan PB ditangkap dengan dalih kuat yang melakukan tugas mata-mata kepada anggota PAM Pulau Terluar. 

Diketahui, aktivitas mencurigakan oleh PB ini kemudian ditemukan sejumlah bukti-bukti kuat. Ditemukan ada sekiranya 107 barang bawaan yang dijadikan bukti, dan bukti itu cukup kuat, karena terdapat Kartu Anggota OPM, baju loreng yang memiliki logo Bintang Kejora, buku-buku saku, sejumlah benda tajam.

Setelah diusut PB diduga kuat merupakan jaringan dari gerakan Benny Wenda di Papua Barat. PB sendiri dijelaskan memiliki pangkat sebagai Kopral, dan bertugas melakukan pengintaian di Pulau Terluar Mapia. 

“Yang bersangkutan melakukan aktivitas memantau anggota personel gabungan Pam Pulau Terluar di Mapia serta melakukan sejumlah kegiatan tertentu lainnya, masih dalam proses pendalaman,” ungkap Danlanal Biak Kol, dalam press releasenya di Mako Lanal Biak, Senin (5/8).

Marinir Jinawi Atut Waluyanto, dalam press release yang juga didampingi Danguskamla melalui Asintel Guskamla III Kol Darwin Simbolon, Dandim 1708/BN Kol. Inf Marsen Sinaga, Wakapolres Biak Numfor Muchsit Sefian, SIK, Perwira Polres Supiori, dan Pasi Intel Mayor (Mar) Decky Rumbiak. Juga para anggota personel gabungan satgas Pam Pulau Terluar yang bertugas di Pulau Mapia.

Setelah proses penangkapan, terduga OPM ini kemudian dibawa ke Biak, pergeseran ke Biak, dari Pulau Mapia Supiori menggunakan KRI TNI AL Kapak 625 dibantu oleh Guskamla III Biak. Proses selanjutnya, terduga OPM ini kemudian menunggu untuk diserahkan ke Polres Supiori, dalam waktu dekat.

Pulau Mapia yang menjadi batas wilayah terluar bagian Utara dari teritorial Pulau Papua, Indonesia, memang menjadi perhatian dari segi keamanan oleh sejumlah anggota gabungan TNI/Polri yang melakukan tugas pengamanan pulau terluar. (il/ade).

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

BPN Papua Tekankan Perlindungan Lahan Pangan dan Tanah Adat

   Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Papua Roy Wayoi di Jayapura, Jumat, mengatakan perlindungan lahan…

22 minutes ago

Pemkot Jayapura Dorong Peran Pemuda Melestarikan Budaya Lokal

   Selain fokus memperkuat kerja sama antardaerah, Abisai menggarisbawahi pentingnya melibatkan generasi muda dalam upaya…

1 hour ago

Lindungi Lumbung Pangan Muara Tami dari Alih Fungsi Lahan

    ​Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, MM, menegaskan bahwa Perda…

2 hours ago

Pemprov Papua Tingkatkan Pemerataan Energi dan Tata Kelola Tambang

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua terus meningkatkan pemerataan akses energi dan membenahi tata kelola pertambangan sebagai…

3 hours ago

​BOSDA Beda dengan BOS Reguler dari Pemerintah Pusat

  Menurutnya, BOSDA merupakan bantuan khusus kepada sekolah daerah yang pendanaannya bersumber langsung dari Dana…

4 hours ago

Bawa Bibit Ganja, Seorang Pemuda Dibekuk 

  Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol Fredrickus W. A. Maclarimboen,, melalui Kasat Narkoba AKP Febry…

5 hours ago