Categories: BIAK

Seleksi Calon Anggota MRP Perwakilan Biak Harus Diulang

Tidak Berlakukan Mekansime Adat

BIAK– Ketua Dewan Adat Papua, Mananwir Beba Byak Yan Pit Yarangga mengatakan, mekanisme adat tidak diberlakukan atau tidak dipakai dalam perekrutan calon anggota MPR perwakilan Biak Numfor,  kesannya sudah diintervensi oleh pihak lain.

Ia tidak menyebut siapa pihak lain itu, tapi nuansa yang dirasakan, ada intervensi pihak lain, sehingga mekanisme adat tidak diberlakukan dalam perekrutan calon anggota MRP perwakilan Biak Numfor.

Hal tersebut menurut Yarangga terbukti dengan direkrutnya satu orang dari pemerintahan daerah dengan kapasitas sebagai pegawai Kesbangpol.

Ini menurut Yarangga sebuah indikator kuat dari apa yang ia katakan sebelumnya, yaitu proses rekruitmen MRP perwakilan Biak yang notabane adalah hak masyarakat, dalam mekanisme melalui para-para adat tidak diberlakukan.

“Kemarin yang muncul adalah diam, prosesnya diambil alih oleh pihak lain maka tertutup sampai seleksinya juga tertutup. Sampai akhirnya yang direkomendasikan oleh dewan adat itu dibuang diarsip, satu pun tidak diakomodir,”ucap Yarangga ketika ditemui Cenderawasih Pos di Biak, Sabtu, (3/6).

Hasil seleksi anggota MRP perwakilan Biak kata Yarangga, secara pribadi, dirinya tidak terima dan tidak mengakui karena pihaknya tidak dilibatkan atau ikut terlibat dalam seleksi atau perekrutan,konsekuensinya harus diseleksi ulang.

“Barang cacat hukum harus dikembalikan, dewan adat punya tim dan sudah kirim gugatannya, menggugat prosesnya, mekanismenya, saya tidak mau sebut siapa pihak yang intervensi, tapi terkesan ada pihak yang intervensi,”ujarnya.

Yarangga menegaskan harus dilakukan seleksi ulang, gugatan pihak adat  tujuannya membatalkan pelantikan dan melakukan seleksi ulang, namun sampai hari ini, pihak adat belum mendapat jawaban. Kesimpulan yang pihak adat harapkan dari sisi hukum, begitu pelantikan ditunda, maka harus seleksi ulang.(ren/tho)

newsportal

Share
Published by
newsportal
Tags: MRPBIAK

Recent Posts

Pesawat Dibakar, Pilot Ditembak, Pelaku Langsung Berpose

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…

1 day ago

Marinus Yaung: KKB Tidak Akan Mendapat Dukungan dan Simpati Asing

Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…

1 day ago

Presiden Perlu Evaluasi Operasi Keamanan di Papua

Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…

1 day ago

Singgung Demo Ditahan, Konvoi Bola Dibebaskan

Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…

1 day ago

Okto Disebut Sebagai Wakil Komandan TPNPB-OPM

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…

2 days ago

Cetak Sawah Baru di Sota Masih Terkendala Penolakan Warga

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan,   secara…

2 days ago