

BIAK – Pemerintah Kabupaten Biak Numfor, Papua mengajak masyarakat setempat meneladani semangat pahlawan nasional Martha Christina Tiahahu yang pada usia muda berjuang di garis depan melawan penjajah untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Hari ini ke-207 tahun perjuangan pahlawan nasional Martha Christina Tiahahu kita peringati untuk menjadi simbol kekuatan dan ketahanan wanita Maluku dalam sejarah perjuangan Indonesia mengusir penjajah,” kata Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor Semuel Rumaikeuw setelah memimpin upacara tabur bunga di Biak, Kamis.
Ia mengatakan sejarah perjuangan Martha Christina Tiahahu dalam perlawanan terhadap penjajahan Belanda dimulai sejak usia yang muda.
Perjuangan sosok perempuan Maluku melawan penjajah, kata dia, terinspirasi oleh ayahnya, Kapitan Paulus Tiahahu, seorang pemimpin perlawanan terkemuka di Maluku.
Ketika Martha berusia 17 tahun, katanya, sudah ikut serta dalam pertempuran melawan tentara Belanda.
Pendidikan dan semangat juang yang ditanamkan oleh ayahnya, ujarnya, membuat Martha siap menghadapi kerasnya medan pertempuran.
“Kisah pahlawan nasional Martha Christina Tiahahu bisa menjadi inspirasi untuk perempuan Papua saat ini dalam rangka mengisi program pembangunan di daerah,” ujarnya.
Ketua Ikatan Keluarga Maluku Turbey Dangeubun meminta masyarakat Maluku menerapkan jiwa kepahlawanan Martha Christina Tiahahu dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara.
“Tokoh pahlawan perempuan dari Maluku ini terus berjuang melawan penjajah untuk mempersatukan NKRI,” katanya.
Ia mengharapkan semua warga Maluku di Kabupaten Biak Numfor bisa mengamalkan jiwa kepahlawanan Martha Christina Tiahahu dalam konteks saat ini untuk membantu pemerintah melawan kemiskinan, keterbelakangan dan kebodohan, serta menyejahterakan masyarakat.
Ketua Ikatan Keluarga Nusahulawano Eduard Lewerissa mengakui sebagai warga asal Maluku di mana saja berada mendukung program pemerintah daerah.
“Kita warga Maluku juga berkewajiban menjaga hubungan persaudaraan dengan siapapun sebagai pengamalan nasionalisme jiwa kepahlawanan Martha Christina Tiahahu,” ujarnya.
Peringatan perjuangan pahlawan nasional Martha Christina Tiahahu ke-207 dilakukan upacara dan tabur bunga dipimpin Plh Sekda Semuel Rumaikeuw berlangsung di Pantai Waterbasis Pangkalan TNI AL Biak. ( Antara/Muhsidin)
Koordinator Penghubung Komisi Yudisial RI Wilayah Papua, Dr. Methodius Kossay, menegaskan bahwa peristiwa yang menimpa…
Petugas mengamankan sedikitnya 50 paket ganja kering siap edar dengan berat total mencapai 670 gram.…
Kepala Divisi Hukum dan Investigasi ICW, Wana Alamsyah, menjelaskan berdasarkan analisis terhadap data ekspor-impor, pihaknya…
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa pemerintah akan tetap fokus menjalankan program pembangunan demi memperkuat perekonomian…
Manajer klub Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan sedikit dipusingkan dengan sanksi tanpa penonton pada putaran pertama…
Menurut Mahfud, banyak pihak terkecoh saat Polri dan Kejaksaan menyampaikan kasus tersebut sudah dilimpahkan. Sebab,…