Categories: BIAK

Revitalisasi Bahasa Biak, Kunci Menjaga Jati Diri

BIAK-Kekhawatiran terhadap punahnya bahasa daerah mendorong Dewan Kesenian Biak Numfor untuk terus menggaungkan pentingnya pelestarian Bahasa Biak. Wakil Ketua I Dewan Kesenian Biak Numfor, Dance Warnares, menekankan bahwa bahasa daerah adalah bagian penting dari jati diri masyarakat Biak.

“Sekarang kita ini justru malu menggunakan bahasa daerah, padahal itu jati diri kita. Kalau tidak dilatih sejak kecil, Bahasa Biak bisa punah,” ujar Dance dalam keterangannya, baru-baru ini.

Dance mencontohkan langsung dari keluarganya sendiri. Meski menikah dengan peranakan Tionghoa, ia tetap mengajarkan anak-anaknya untuk bisa berbahasa Biak. Menurutnya, pembelajaran bahasa ibu menjadi bagian penting dari pendidikan karakter, sekaligus tameng dari pengaruh negatif seperti minuman keras dan perilaku menyimpang.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Seorang Sopir Maxim Dibekuk Terciduk Jual Puluhan Amunisi

Pelaku yang berprofesi sebagai sopir transportasi online (Maxim) ditangkap di Jalan Manokwari, tepatnya di samping…

21 hours ago

Kasus Pembakaran Anak di Sentani Harus Tuntas

Selain penegakan hukum, pemerintah juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan anak dan pola pengasuhan dalam keluarga…

22 hours ago

Tujuh Jadi Tersangka Pembunuhan Pilot AMA

Ketujuh tersangka masing-masing berinisial MB, AB (23), LS (26), DA, NS, KB, dan SP. Seluruhnya…

22 hours ago

Lapangan Terbang Rawan Mulai Didata

Langkah ini diambil sebagai respons cepat pasca-insiden pembakaran pesawat milik PT Associated Mission Aviation (AMA)…

23 hours ago

Masyarakat Berhak Tahu Kemana Dana Cadangan Papua Mengalir

Akademisi Program Studi Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Cenderawasih, Yakobus…

23 hours ago

Cafe dan Resto di Holtekamp Jadi Sumber Pajak Menjanjikan

Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Jayapura, Rory Cony Huwae, mengatakan penyumbang terbesar penerimaan pajak…

24 hours ago