Lebih jauh, ia menilai selama ini kolaborasi antara pemerintah daerah dan komunitas seni, budaya, serta pariwisata di Sarmi belum berjalan optimal. Untuk itu, pihaknya akan menggandeng para pelaku seni dan budaya yang bergerak dari hati, bukan semata-mata karena uang.
“Kita perlu libatkan mereka, karena pemerintah kadang baru bergerak kalau ada anggaran. Sementara komunitas ini, mereka bergerak terus karena semangat menjaga warisan,” tegasnya.
Tahap awal yang akan dilakukan Dinas Pariwisata Sarmi adalah membangun kesamaan pandangan antar semua pihak terkait, menyusun data potensi pariwisata, lalu memperkuat komunikasi dan koordinasi lintas sektor. Semua langkah ini diharapkan dapat menyelamatkan situs-situs bersejarah Sarmi agar tetap lestari dan menjadi daya tarik wisata yang membanggakan (roy).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pengiriman genset menggunakan pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara telah mulai dilakukan pada Sabtu (27/12).…
Oleh karena itu, Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, Deli Lusyana Watak…
Pengungkapan kasus pertama dilakukan sekitar pukul 15.30 WIT di ruang tunggu Pelabuhan Laut Jayapura, Distrik…
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Awan Raharjo, mengatakan pemblokiran tersebut dilakukan…
Andre (45) salah satu petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Jayapura yang…
Menurutnya, hasil pemantauan dan evaluasi langsung di lapangan menunjukkan masih adanya ketidaksesuaian antara laporan administrasi…