

Siswa siswi di SD Dabonsolo Sentani saat menikmati Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diberikan Pemkab Jayapura dalam uji coba perdana yang dihadiri langsung Wamendagri Ribka Haluk, Pj Gubernur Papua Ramses Limbong, Pj Bupati Jayapura Semuel Siriwa dan Forkopimda Papua, ( 20/11/2024),lalu. (foto:Priyadi/Cepos)
SENTANI – Terkait dengan program MBG ( Makan Bergizi Gratis) yang telah dilaunching di Kabupaten Jayapura belum lama ini. Ternyata masih ada PR bagi Yayasan yang bertanggung jawab mengelolanya dapur bergizi untuk setiap anak sekolah di Kabupaten Jayapura.
Ketua Yayasan Pelita Perabu berjaya Indonesia, Yance Wenggi menjelaskan, bahwa terkait dengan pengelolaan dapur bergizi yang disiapkan sejak Februari -April dilakukan launching perdana program MBG, Pihaknya belum mendapatkan pergantian dana dari pusat belum dicairkan bagi pengelola Yayasan.
“Kami menggunakan uang pribadi kami, baik dari mendirikan dapur, peralatan yang diperlukan hingga bekerja sama dengan vendor untuk masak, semua anggaran ini belum ada pergantian dari pusat, dan kami harapkan agar pusat bisa segera lakukan pergantian anggaran sehingga bisa dipakai untuk program MBG selanjutnya,” katanya kepada Cenderawasih Pos, melalui telepon Minggu (27/4) kemarin.
Diakuinya, untuk Yayasan Pelita Perabu Berjaya Indonesia, sudah mencapai dari Rp 200 juta-Rp 300 juta yang dikeluarkan.
Menurutnya berdasarkan ketentuan dari pusat, setelah memasukan laporan pertanggungjawaban maka dana akan dicairkan paling lambat satu bulan dan paling cepat 10 hari.
“Kami harapkan dari pihak BGN (Badan Gizi Nasional) bisa segera bayarkan, bahkan kami sedang melakukan pemesanan ompreng makan, sebanyak 3.500 pcs, sehingga total anggaran yang telah kami keluarkan Rp 500 juta,” terangnya.
Menurutnya, dengan segera dibayarkan maka pihaknya juga dapat membayar gaji para pekerja yakni 47 tenaga masak, pengantaran dan penjemputan makanan, bahkan untuk menyiapkan program MBG selanjutnya.(ana)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Pemerintah menargetkan pendapatan negara di wilayah Papua pada 2026 sebesar Rp6,7 triliun, yang terdiri atas…
Owen membeberkan bahwa mereka sudah menjajaki dua stadion di Jawa Timur. Dan saat ini masih…
Dari hasil peninjauan, pemerintah menemukan sejumlah aspek yang perlu segera dibenahi, di antaranya sanitasi tempat…
Keputusan ini menjadi pengalaman pertama bagi skuad Persipura. Pada musim-musim sebelumnya, mereka lebih sering menggelar…
Menurutnya, selama ini pemerintah daerah tidak pernah dilibatkan secara maksimal dalam perencanaan maupun pelaksanaan program.…
Penangkapan bermula saat D.H. menjalani pemeriksaan di Passenger Security Check Point (PSCP) Terminal Keberangkatan Bandara…