Senada dengan pemerintah, ahli waris pemilik hak ulayat, Elias Yusak Suweni, menyampaikan pernyataan yang menyentuh. Baginya, kehadiran rumah sakit jauh lebih berharga dibandingkan nilai nominal uang yang diterima.
“Kami berterima kasih kepada pemerintah. Uang adalah nomor sekian; yang terpenting adalah hati kita untuk rumah sakit ini. Kami ingin membantu masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan,” ungkap Yusak dengan haru.
Tuntasnya administrasi hak ulayat ini diharapkan menjadi katalisator bagi RS Rodo Fabo untuk terus berkembang menjadi pusat layanan kesehatan unggulan yang mampu menjangkau berbagai distrik terpencil di Kabupaten Waropen. (il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
lub Persipura Jayapura merupakan salah satu tim yang memiliki prestasi cukup mentereng pada kompetisi sepakbola…
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol. Faizal Ramadhani, mengungkapkan berdasarkan data sementara yang mereka…
Kapolres menyampaikan, peristiwa tersebut diduga dilakukan oleh sekelompok Orang Tidak Dikenal (OTK) di lokasi penambangan…
Polres Jayapura berhasil mengamankan seorang terduga pelaku kasus kecelakaan lalu lintas tabrak lari yang menyebabkan…
Polres Jayapura memastikan akan menindak tegas setiap kasus dugaan intimidasi yang dilakukan oknum sopir taksi…
Ketua DPR Kabupaten Jayapura, Ruddy Bukanaung mengatakan DPRK Kabupaten Jayapura telah menyerahkan sebanyak 35 rekomendasi…