Senada dengan pemerintah, ahli waris pemilik hak ulayat, Elias Yusak Suweni, menyampaikan pernyataan yang menyentuh. Baginya, kehadiran rumah sakit jauh lebih berharga dibandingkan nilai nominal uang yang diterima.
“Kami berterima kasih kepada pemerintah. Uang adalah nomor sekian; yang terpenting adalah hati kita untuk rumah sakit ini. Kami ingin membantu masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan,” ungkap Yusak dengan haru.
Tuntasnya administrasi hak ulayat ini diharapkan menjadi katalisator bagi RS Rodo Fabo untuk terus berkembang menjadi pusat layanan kesehatan unggulan yang mampu menjangkau berbagai distrik terpencil di Kabupaten Waropen. (il/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Nerlince menegaskan, hingga kini MRP tidak pernah mendapatkan data resmi mengenai jumlah maupun identitas investor…
Bupati Jayapura Yunus Wonda mengatakan, pemekaran Grime Nawa merupakan komitmen pemerintah daerah yang akan diperjuangkan…
Angka yang sejatinya bisa memperbaiki wajah pendidikan Indonesia ketimbang berkutat dengan program yang terkesan hanya…
Kegiatan tersebut dipimpin oleh penyidik Sat Reskrim Polres Jayapura dan disaksikan oleh Jaksa Penuntut Umum…
Dia menyebutkan jika patroli keamanan ini dilaksanakan untuk menindaklanjuti ancaman bersenjata yang mengganggu stabilitas keamanan…
Sebanyak 19.612 penonton hadir dalam laga yang berakhir dengan skor 1-1 itu. Jumlah ini mengungguli…