

Bupati Waropen Drs. F.X Mote, M.Si berinteraksi dengan siswa-siswi di SD Negeri Fafado, Distrik Risei Sayati, Selasa (21/10). (foto:Ismail/Cenderawasih Pos)
RISEI SAYATI- Kunjungan kerja Bupati Waropen, Drs. Fransiscus Xaverius Mote, M.Si, ke Distrik Risei Sayati tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur yang terdampak bencana, tetapi juga menyentuh langsung denyut nadi pelayanan pendidikan di wilayah terpencil. Bupati Mote berkesempatan meninjau SD Negeri Fafado dan SMP Negeri Risei Sayati, menyapa siswa, dan mendengarkan suara para pahlawan tanpa tanda jasa.
Bupati melihat secara langsung aktivitas belajar-mengajar, bahkan meninjau ruang-ruang kelas secara kasat mata. Momen paling berharga adalah ketika Bupati Mote berdialog dengan para tenaga pendidik, menerima aspirasi, dan mendengarkan langsung tantangan yang mereka hadapi dalam pengabdian di daerah terluar.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Mote menegaskan komitmennya terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di Waropen. Ia bertekad kuat agar program “Satu Kampung Satu Sarjana” dapat diterapkan secara menyeluruh.
“Fokus kita adalah pendidikan yang lebih baik. Saya menaruh apresiasi yang sangat tinggi kepada para tenaga pendidik, terutama yang bertugas di daerah terluar seperti ini,” ungkap Bupati.
Page: 1 2
Kementrian Dalam Negeri RI bersama Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dan delapan pemerintah kabupaten bersama unsur…
Kepala Cabang PT SPIL Merauke Puji Harmoko, ketika ditemui media ini mengungkapkan pembongkoran kontainer yang…
Sebuah minibus Dutro yang mengalami kecelakaan pada Jumat (15/5) lalu diduga karena kecepatan tinggi saat…
Dengan suara penuh empati dan ketegasan, ia mengingatkan bahwa Wamena bukan hanya sebuah kota, tetapi…
Banyaknya pengungsi yang masuk ke tempat tersebut membuat Pemprov Papua Pegunungan sejak semalam berupaya untuk…
Menurut BTM, manajemen berharap Komdis PSSI dapat melihat kronologi persoalan secara lebih jeli, bijaksana, dan…