Categories: LINTAS PAPUA

Mubes Adat IV Waropen Siap Digelar

WAROPEN – Masyarakat adat Waropen bersiap untuk menyelenggarakan Musyawarah Besar (Mubes) Adat Waropen ke-IV yang rencananya akan digelar pada minggu pertama atau kedua bulan Oktober.

Mubes ini akan dipusatkan di Distrik Waropen Bawah dan Urei Faisei, dengan tujuan utama menyatukan persepsi dan komitmen seluruh masyarakat adat demi kelangsungan pembangunan di Kabupaten Waropen.

Andre Wonatorei, Ketua Panitia Mubes Adat Waropen, mengungkapkan rasa syukurnya atas dukungan pemerintah daerah yang memberikan kesempatan bagi masyarakat adat untuk berperan aktif dalam pembangunan.

“Berbicara soal adat, kita bicara soal jati diri, harkat, dan martabat kita,” ujar Andre Wonatorei dalam wawancara pada Selasa (16/09).

Ia mengajak seluruh masyarakat adat Waropen yang tersebar di berbagai wilayah, mulai dari Kali Baru hingga ke Kamarsano, serta di luar Papua, untuk bersatu.

Menurut Andre, Waropen memiliki identitas kuat dengan corak dan warna adat serta budayanya sendiri. Oleh karena itu, pembangunan di daerah ini harus bersumber dari nilai-nilai budaya dan adat tersebut. Mubes ini merupakan momentum penting yang turunannya telah di-SK-kan oleh Bupati Waropen, Drs. F.X Mote, dan diperkuat oleh Dewan Adat Waropen serta Dewan Adat Papua.

Page: 1 2

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos
Tags: ADATWAROPEN

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

7 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

8 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

9 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

10 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

11 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

12 hours ago