

Satpolair Polres Waropen saat melakukan Evakuasi korban boat terbalik di laut Saireri (foto:Istimwa)
WAROPEN – Satuan Polairud Polres Waropen berhasil menyelamatkan sembilan orang korban kecelakaan laut di perairan Saireri, pesisir Kampung Raiwuto, Selasa (13/01).
Insiden ini bermula saat sebuah speed boat rute Kampung Demba menuju Kabupaten Waropen terbalik setelah dihantam angin kencang dan gelombang tinggi sekitar pukul 05.45 WIT. Seluruh penumpang dinyatakan selamat setelah tim evakuasi bergerak cepat ke lokasi sesaat setelah menerima laporan warga.
Laporan awal diterima dari Rudy Wairara yang melihat kapal terbalik di sekitar Tanjung 14 Laut Saireri saat sedang melintas. Kasat Polairud AKP Elton Jack Rumbiak memimpin langsung operasi penyelamatan pada pukul 08.30 WIT guna memastikan seluruh korban yang sempat terdampar di pesisir pantai mendapatkan penanganan kesehatan awal. Sembilan korban yang berhasil dievakuasi di antaranya Oto Eldrin Jitmau, Anita Erari, hingga Hanok Sikowai.
Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan mencapai lebih dari Rp128 juta rupiah. Kerugian tersebut meliputi unit speed boat, dua mesin tempel, satu sepeda motor, laptop, serta uang tunai milik penumpang. Saat ini, bangkai kapal dan mesin belum dapat diangkat dari lokasi kejadian karena keterbatasan peralatan di lapangan.
Page: 1 2
Pernyataan itu disampaikan Theo menyusul tewasnya delapan pendulang emas ilegal di Distrik Korowai yang diduga…
Warga di wilayah Korowai dilaporkan mengungsi ke hutan menyusul operasi gabungan TNI-Polri pasca pembunuhan delapan…
–Aparat gabungan TNI/Polri mengevakuasi sebanyak 44 pendulang emas yang berhasil menyelamatkan diri usai diserang kelompok…
Selain menanggapi ancaman KKB, Yusuf juga menjelaskan perkembangan proses evakuasi para pendulang emas yang menjadi…
Wakil Mentri Dalam Dr.Ribka Haluk, S.Sos, M.M menyatakan sejak awal pihaknya sudah mengikuti apa yang…
Pemerintah Kota Jayapura di bawah kepemimpinan Wali Kota Abisai Rollo didampingi Wakil Wali Kota Rustan…