

Danrem 172/PWY Brigjen J.O. Sembiring ketika melakukan patroli bersama Satgas 143/TWJ, Satgas Damai Karten dan Koramil Kiwirok di Distrik Kiwirok Kabupaten Pegunungan Bintang guna melihat situasi paska konflik September Tahun 2022 lalu. Patroli ini dilaksanakan pada Kamis (3/11) dari pagi hari hingga sore hari. (FOTO: Ginting/Cepos)
JAYAPURA – Masyarakat Kiwirok yang sebelumnya mengamankan diri keluar dari Distrik Kiwirok kini berangsur kembali. Baik laki-laki, perempuan hingga anak kecil, saat ini sudah berada di Distrik Kiwirok yang berjumlah 43 orang.
Danrem 172/PWY Brigjen TNI J.O Sembiring mengungkapkan bahwa proses atau tahapan pengembalian masyarakat ke Distrik Kiwirok dapat berjalan dengan lancar dan aman hingga kini.
Hal tersebut, kata Danrem, dapat terlaksana sebab KST Pimpinan Lamek Alepki Taplo tidak melakukan aksi teror dan gangguan sehingga situasi tetap kondusif di Distrik Kiwirok.
“Terima kasih kepada saudara saya Lamek Alepki Taplo yang sudah turut membantu menciptakan rasa aman kepada masyarakat Kiwirok dengan tidak melakukan aksi teror sehingga masyarakat dapat bekerja membangun kembali rumah-rumahnya dan dapat melaksanakan natal dengan damai dan penuh suka cita meski dalam kondisi terbatas,” kata Danrem kepada wartawan saat melepas keberangkatan pasukan satgas organik ke Oksibil, bertempat di Base Ops Lanud Silas Papare, Sentani, Kab. Jayapura, Jumat (13/1).
Terakhir, lanjut Danrem, kemarin bantuan berupa sembako dari Pangdam XVII/Cenderawasih tiba dengan aman di Distrik Kiwirok tanpa ada gangguan dari KST sehingga masyarakat bisa memenuhi kebutuhannya walaupun dukungan yang diberikan berupa bahan pokok sementara tetapi sangat berarti bagi kelangsungan hidup masyarakat di Distrik Kiwirok.
Danrem mengajak KST pimpinan Lamek Alepki Taplo untuk bersama-sama membangun Distrik Kiwirok. “Saya mengajak mari kita bersinergi membangun Kiwirok menjadi wilayah yang aman, damai, tentram dan maju. Perbedaan pandangan itu wajar, namun tidak menghalangi kita untuk menjadi saudara,” ujarnya.
Danrem menuturkan, saat ini pihaknya tengah berkomunikasi agar jaringan komunikasi bisa segera dibangun di Distrik Kiwirok.
“Kami terus berupaya dan berkomunikasi untuk pembangunan BTS Bhakti di Kiwirok. Ini akan memudahkan warga berkomunikasi dengan keluarga maupun kerabat diluar Kiwirok. Pembangunan BTS ini kami harapkan segera bisa terealisasi secepatnya. Kami juga berharap hal ini juga diikuti dengan pemulihan pembangunan sarana dan prasarana yang lainnya di Distrik Kiwirok,” tandasnya.(0
Menurutnya, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya menjaga keseimbangan fiskal daerah, mengingat beban belanja…
Kabar terkait keberadaan ikan sapu-sapu atau Hypostomus plecostomus yang ditemukan di Danau Sentani sempat membuat…
Ia merinci, kebutuhan tenaga ATLM di masing-masing wilayah cukup tinggi. Papua Pegunungan menjadi daerah dengan…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tak lagi dipandang sebagai tempat akhir dari perjalanan hidup seseorang, melainkan sebuah…
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menegaskan komitmennya dalam memberantas praktik pungutan liar (pungli) di lingkungan…
Kasubdit IV Tipidter Polda Papua, Kompol Agus Ferinando Pombos, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir…