Categories: LINTAS PAPUA

Ingatkan Aparat Kampung Soal Pencairan Dana Desa

SARMI-Pemerintah Kabupaten Sarmi menegaskan pentingnya kelengkapan administrasi sebagai syarat utama pencairan Dana Desa tahun 2025. Meskipun alokasi Dana Desa tahun ini mengalami sedikit penurunan menjadi Rp62,8 miliar lebih akibat kebijakan efisiensi anggaran nasional, Pemerintah Kabupaten Sarmi tetap berkomitmen menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan dana tersebut.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Sarmi, Eduward Dimomonmau, mengingatkan para kepala kampung dan aparat kampung bahwa proses pencairan Dana Desa tidak akan dilakukan jika dokumen administrasi tidak lengkap. Penegasan ini disampaikan saat rapat terkait penataan enam distrik baru, Rabu (7/5).

“Sekarang pengawasan semakin ketat. Jadi saya minta tolong, semua kelengkapan administrasi harus dipenuhi dulu. Kalau tidak lengkap, dana tidak bisa diverifikasi, apalagi dicairkan,” tegas Eduward.

Ia menjelaskan bahwa pengawasan terhadap penggunaan Dana Desa kini tidak hanya dilakukan secara manual, tetapi juga berbasis teknologi melalui aplikasi khusus yang diawasi oleh pihak Kejaksaan. Dalam sistem tersebut, setiap kepala kampung wajib melaporkan bukti fisik serta laporan keuangan penggunaan dana secara berkala.

Selain itu, Eduward mengingatkan bahwa pencairan dana kini juga memerlukan rekomendasi dari pihak distrik. Hal ini menjadi penting sebagai bentuk pertanggungjawaban kolektif antara aparat kampung dan distrik.

“Kalau ada masalah di kemudian hari, distrik juga ikut bertanggung jawab. Maka rekomendasi dari distrik adalah syarat mutlak,” ujarnya.

Dalam rapat itu, Eduward turut menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintahan kampung, distrik, dan aparat keamanan. Ia menyebut kolaborasi dengan TNI-Polri, seperti Kapolsek dan Danramil, sangat diperlukan, terutama dalam menangani persoalan yang muncul di lapangan.

“Kita tidak bisa kerja sendiri. Dukungan moril dan kehadiran aparat keamanan sangat penting untuk menjaga stabilitas dan kelancaran pemerintahan,” pungkasnya.(roy).

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Miris, di Muara Tami Seorang Bocah SD Disetubuhi Ayah Tiri

Tindakan tidak terpuji terjadi di Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Seorang pria berinisial AK (31)…

8 hours ago

Tangani 1.572 Kasus, 11 Markas KKB Diduduki

Enam bulan pertama Tahun 2026 menjadi periode yang sarat tantangan bagi Kepolisian Daerah (Polda) Papua.…

9 hours ago

Viral Truk Sampah Diduga “Bermain” BBM

Dalam video berdurasi kurang dari dua menit itu, tampak kendaraan operasional Dinas Lingkungan Hidup dan…

10 hours ago

Tersangka Sakit, Kasus Ibu Bakar Anak Dibantarkan

Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P. Helan mengatakan hingga saat ini proses hukum terhadap kasus tersebut…

11 hours ago

7 Kebiasaan Setelah Makan yang Ternyata Kurang Baik untuk Kesehatan

Sebagian kebiasaan tersebut telah menjadi rutinitas sehari-hari sehingga sering dianggap aman. Padahal, jika dilakukan terus-menerus,…

13 hours ago

Biaya Latsarmil Calon Manajer Koperasi Desa Capai Rp30 Juta/Orang

Berdasarkan data yang diungkapkannya, total biaya pelatihan untuk satu orang calon manajer koperasi mencapai angka…

14 hours ago