

WAROPEN – Bupati Waropen Drs. Fransiscus Xaverius Mote mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca buruk yang melanda wilayah Waropen. Dalam beberapa hari terakhir, angin kencang disertai hujan badai dilaporkan terus terjadi dan mulai mengganggu stabilitas wilayah.
Dari pengamatan di lapangan Kondisi cuaca ekstrem ini disinyalir akan berdampak langsung pada kekuatan ekonomi daerah. Pasalnya, sebagian besar aktivitas ekonomi masyarakat Waropen sangat bergantung pada jalur laut dan operasional pelabuhan yang kini terhambat oleh gelombang tinggi.
Bupati mengungkapkan bahwa transportasi laut mulai mengalami kendala serius, di mana kapal cepat yang menjadi moda utama transportasi antar wilayah sempat tidak bisa menyinggahi Waropen beberapa waktu lalu, dan mengubah jadwal reguler. Hal ini memicu kekhawatiran akan terganggunya rantai pasokan kebutuhan pokok masyarakat, serta kebutuhan layanan transportasi laut antar distrik yang masih jadi andalan masyarakat.
Selain masalah transportasi, ancaman nyata kini mengintai warga yang bermukim di sepanjang garis pantai. Sejumlah kampung seperti Mambui, Ghoyui, Urfas, serta kampung-kampung pesisir lainnya dilaporkan dalam kondisi terancam bahaya abrasi akibat hantaman ombak besar.
Page: 1 2
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada pihak sekolah yang…
Wali Kota juga meminta Dinas Sosial Kota Jayapura untuk terus melakukan pemantauan terhadap seluruh…
Ia menegaskan bahwa eksekusi tidak dapat dilaksanakan apabila lokasi dan luas tanah yang dimaksud…
Menurut Abisai, kekayaan budaya, adat istiadat, serta tradisi masyarakat adat yang masih terjaga hingga…
Menurut Albert, peristiwa tersebut merupakan bentuk kelalaian yang mengakibatkan kerugian bagi daerah. "Aset ini dibeli…
Menurut Aflian, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak dapat dilakukan oleh aparat kepolisian semata. Dukungan dan partisipasi…