Ia juga mengingatkan bahwa konflik bersenjata telah menempatkan masyarakat sipil sebagai korban di tengah-tengah, mulai dari kehilangan rasa aman, harta benda, hingga masa depan anak-anak Papua.
“Ada yang mencuri senjata, ada yang mencuri sumber daya alam, dan masyarakat yang menjadi korban. Kekerasan hanya melahirkan penderitaan baru,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Senator Eka Yeimo menyerukan kepada seluruh pihak untuk menghentikan kekerasan dan mengedepankan dialog sebagai jalan damai. “Papua tidak butuh senjata. Papua butuh dialog kemanusiaan. Damailah negeriku,” pungkasnya. (luc/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Untuk mencapai pintu rimba, kami memilih menggunakan kendaraan milik warga. Pilihan ini bukan tanpa alasan.…
BPS Provinsi Papua, Emi Puspitarini, di Jayapura, Senin, mengatakan komoditas kayu masih menjadi penyumbang terbesar…
Ia menjelaskan bahwa kawasan hutan bakau di Jayapura, khususnya di wilayah Hamadi hingga Holtekamp, memiliki…
Ujian ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, dimulai sejak, Senin 4 Mei hingga Kamis, 7…
Menurutnya, kelulusan merupakan awal dari harapan baru bagi generasi muda untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang…
Kericuhanpun tak terhindarkan, aparat harus menghindari lemparan batu sambil melepas tembakan gas air mata. Dari…