

Ketua DPRK Waropen Yeneka Dippan, S.Sos menyapa Wakil Bupati Waropen dan Dewan Adat Waropen pada Pra Konferensi Mubes Masyarakat Adat Waropen, Selasa (4/11). (Ismail/Cenderawasih Pos)
WAROPEN – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Waropen Yenneke Dippan, S.Sos menyatakan komitmen penuh untuk menjadikan pengesahan Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat Adat sebagai prioritas utama. Langkah ini dinilai mendesak untuk menjaga hak-hak ulayat masyarakat dari potensi klaim dan pencurian kekayaan alam.
Ketua DPRK Waropen, Yeneke Dippan, dalam sambutannya pada acara Pra-Konferensi Musyawarah Besar Masyarakat Adat Waropen, Selasa (4/11), mengajak seluruh elemen masyarakat dan dewan adat untuk berkolaborasi dan saling bergandengan tangan, sebagaimana filosofi buah kaipoa atau buah Bakau yang mampu tumbuh di mana saja dan sebagai simbol penjaga pantai, dan juga menjaga kelestarian ekosistemnya agar tetap ada.
“Kami sedang menggodok Perda Perlindungan dan Pemberdayaan Masyarakat Adat Waropen. Ini akan menjadi prioritas kerja DPRK,” tegas Yeneke Dippan.
Page: 1 2
Kementerian Kesehatan menilai penghentian terapi pada pasien penyakit kronis, khususnya gagal ginjal, berpotensi menimbulkan dampak…
Menangapi terkait dengan itu, Ketua Komnas Ham Papua, Frits Ramandey menyebut pihaknya sangat menyayangkan aksi…
Meski saling berdebat namun dibawah dengan candaan, sehingga lawan tidak menangapi serius. Bersama Kepala Kantor…
Puluhan alat berat tersebut akan difokuskan pada pemetaan kerusakan infrastruktur serta evakuasi puluhan kendaraan yang…
Persipura kini memiliki 33 pemain untuk menatap putaran ketiga. Kelima pemain baru mereka juga telah…
Rumah yang dipindahkan umumnya berupa rumah panggung berbahan kayu. Bangunan ini dirancang tanpa menggunakan paku,…