Terkait aksi pemusnahan yang dilakukan BBKSDA, Yanto berharap agar ke depan setiap tindakan penyitaan atau pemusnahan dilakukan dengan sosialisasi terlebih dahulu, agar masyarakat memahami tujuannya dan tidak menimbulkan perdebatan.


Ia juga meminta agar penertiban satwa endemik dilakukan secara menyeluruh. “Penertiban satwa endemik harus dilakukan dari hulu hingga hilir, jangan hanya di bagian hilir saja,” pungkasnya. Hal lain disampaikan aktivis dan juga pendiri ekowisata Isyo Hills Rephang Muaif, Alex Waisimon. Penerima Kalpataru tahun 2017 ini mengaku prihatin dengan kondisi di tengah masyarakat saat ini.
Memunculkan perdebatan. Disini pria yang juga berprofesi sebagai tour guide ini lebih banyak berbicara soal apa yang harusnya disikapi oleh masyarakat di Papua. Ia banyak mengritik soal sikap yang dulu lebih banyak pasif ketimbang reaktif seperti sekarang. Kesannya harus menunggu insiden atau kejadian tak mengenakkan barulah semua mau berbicara soal Cenderawasih.
Wakapolres Jayawijaya AKP. Kompol Albertus Mabel, S.IK menyatakan larangan untuk tidak membawa alat tajam dalam…
Cuti dan libur panjang Lebaran 1447 Hijrah menjadi momen masyarakat untuk berwisata bersama keluarga. Hampir…
Kapolres Jayawijaya melalui Kasat Narkoba Iptu Jan B Saragih, SH membenarkan adanya sebuah rumah yang…
Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto, menyampaikan bahwa rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi…
Ia menjelaskan bahwa tindakan membeli, menerima, menyimpan, atau menjual barang yang diketahui atau patut diduga…
Abisai menegaskan bahwa pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar yang tidak boleh terhenti, terutama dalam kondisi…