Sementara untuk penghasilan yang diperoleh, dijelaskan system penggajian dilakukan lewat hasil. Misal dirinya mendapat 30 persen lalu sisanya dibagi lagi ke pekerja dan operator mesin dan ini setelah dikeluarkan dari biaya operasional.
“Itu kalau cara saya,” jelas Adolof. Soal angka penghasilan ia mengaku tidak terlalu besar dan belum mencapai Rp10 juta perbulannya.
“Yang jelas tidak besar makanya kami coba untuk mengikuti aturan yang ada. Lalu kalau mesin ecavator itu kami gunakan bersama dan pembayarannya juga urunan,” paparnya.
Sementara Wakil ketua IV DPR Papua Tengah, Jhon Gobay menyampaikan bahwa saat ini sudah banyak masyarakat Papua yang mau menambang. Mengelola potensi SDA di atas tanahnya sendiri. Karenanya sepatutnya pemerintah membantu memfasilitasi dan mendampingi. (bersambung)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Jeda operasi militer ini muncul ketika perang yang semula diperkirakan hanya berlangsung beberapa pekan justru…
Ribka mengatakan reformasi tata kelola Dana Otsus yang dilakukan pemerintah telah mempercepat proses penyaluran melalui…
Regulasi ini mencabut Peraturan Menteri PANRB Nomor 20 Tahun 2021 yang dinilai sudah tidak sesuai…
Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Kerjasama, dan Umum Uncen, Ferdinand Risamasu, menyampaikan bahwa keberadaan unit…
Hanya saja untuk mendapatkan data terkait ini pihak sekretariat nampaknya masih sulit memberikan penjelasan. Meski…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, mengatakan pelepasan rumah ikan merupakan salah satu langkah…