Sementara untuk penghasilan yang diperoleh, dijelaskan system penggajian dilakukan lewat hasil. Misal dirinya mendapat 30 persen lalu sisanya dibagi lagi ke pekerja dan operator mesin dan ini setelah dikeluarkan dari biaya operasional.
“Itu kalau cara saya,” jelas Adolof. Soal angka penghasilan ia mengaku tidak terlalu besar dan belum mencapai Rp10 juta perbulannya.
“Yang jelas tidak besar makanya kami coba untuk mengikuti aturan yang ada. Lalu kalau mesin ecavator itu kami gunakan bersama dan pembayarannya juga urunan,” paparnya.
Sementara Wakil ketua IV DPR Papua Tengah, Jhon Gobay menyampaikan bahwa saat ini sudah banyak masyarakat Papua yang mau menambang. Mengelola potensi SDA di atas tanahnya sendiri. Karenanya sepatutnya pemerintah membantu memfasilitasi dan mendampingi. (bersambung)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Kasatgas Preemtif Operasi Lilin Cartenz-2025, Kompol Sujono, mengatakan pada apel tersebut diikuti sekitar 200 personel…
Waicang bahkan dimainkan selama 74 menit saat menang 2-0 atas Persela Lamongan. Waicang tampil sangat…
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Jayapura, Jece Mano, mengatakan digitalisasi pembayaran retribusi…
Kadir, anggota Polsek Sota melaporkan kejadian dugaan orang hilang ini sambil menceritakan kronologi kejadian bahwa…
Angel Berta Kaize yang juga atlet bola volI pantai internasional itu menghembuskan napasnya yang terakhir…
Hasil ini juga menjadi pembuktian bagi Kahudi Wahyu yang baru saja ditunjuk sebagai pelatih caretaker…