Categories: FEATURES

Bebas Macet dan Pasar Jadi Bersih, Tapi Masih Ada PKL Bandel Jualan di Luar

  “Selain itu, pasar terlihat jorok karena PKL berjualan tidak diatur mereka jualan sembarang sembarang, ada makanan, jajanan, komoditi pertanian, buah buahan dan lainnya. Harusnya namanya berjualan di pasar diatur berdasarkan jenis jualannya, supaya tidak menggunakan penjual yang lainnya.”tuturntya.

   Narni berharap, di Pasar Sentral Hamadi ada petugas Satpol PP yang selalu berjaga  dan bisa keliling di lapak pedagang. Jika ada pedagang yang tidak tertib dalam berjualan bisa ditegur, diberikan peringatan, termasuk kalau ada yang membuang sampah sembarang, menaruh barang dagangan sembarang juga harus diingatkan.

  “Karena jika pasar bersih, indah, dan rapi tentu pedagang dan pengunjungnya senang, tapi sebaliknya jika pasar kotor, jorok, pedagang tidak mau di atur, tempat parkir tidak diperhatikan, kebersihan tidak dijaga, kondisi pasar semrawut, maka pasar akan ditinggalkan pengunjungnya.”ujarnya.

  Bisa jadi pengunjung akan lebih senang berbelanja di supermarket atau ritel modern, walaupun lebih mahal sedikit tapi barang yang dijual dijaga kwalitasnya, tempatnya bersih, lahan parkir disiapkan, pelayanan bagus, jadinya keberadaan pasar bisa ditinggalkan. Kalau ditinggalkan maka perputaran ekonomi juga tidak berjalan baik, karena aktivitas perekonomian bisa berjalan dengan optimal jika ada jual beli di pasar berjalan dengan baik.

   Hal inilah yang harus diperhatikan bersama, baik dari para pedagang, pemerintah maupun pengunjung dalam menjaga roda perekonomian di dalam pasar. Karena Kota Jayapura sumber PAD ada di sektor jasa dan perdagangan.

   Sementara itu, Joko salah satu pengunjung yang berbelanja di Pasar Sentral Hamadi mengaku, setuju adanya penertiban jualan PKL di depan pasar Sentral Hamadi, karena tempat jualan itu ada di dalam pasar dan diatur dengan rapi, kalau berjualan di luar pastinya terlihat semrawut dan tidak rapi, bisa meninggalkan banyak sampah, terlebih jika ini depan jalan maka bisa mengganggu arus lalu lintas bisa terjadi kemacetan. “Kalau tempat itu disediakan untuk parkir, maka harus dijadikan lahan parkir, tidak boleh jadi tempat jualan.”ujarnya.  (*/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2 3

Juna Cepos

Share
Published by
Juna Cepos

Recent Posts

Karantina Papua Selatan Gagalkan Penyelundupan Telur Kasuari

Kepala Karantina Papua Selatan, Irsan Nuhantoro, menjelaskan bahwa kasuari memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan…

12 hours ago

Jelang Idul Fitri, Polsek Kurik Razia Makanan Minuman Kadaluarsa

Tim Gabungan Dipimpin Plt. Kapolsek Kurik, Ipda Widi Mulyono, bersama instansi terkait berhasil menemukan dan…

12 hours ago

Hujan Deras, Talud di Dok V Longsor

Sebelum tiba di tempat kejadian perkara (TKP), Wali Kota telah lebih dahulu menginstruksikan tim dari…

13 hours ago

Wali Kota Ajak Perbankan Bantu Perekonomian Masyarakat

Menurut Abisai selain membuat pasar murah, Bank Papua juga aktif dalam memberikan bantuan kepada Usaha…

13 hours ago

Kantor Dibom, KNPB Merasa Terancam

Serpihan ini cukup kuat sehingga mampu mengupas kulit pohon hingga menggores dinding beton dengan kedalaman…

14 hours ago

Setahun Lebih Buron, Napi Anggota KKB Pimpinan Kopi Tua Heluka Diringkus

Ia ditangkap setelah, tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz Sektor Yahukimo melakukan pemantauan terhadap pergerakannya…

15 hours ago