Namun demikian, pihak kepolisian menghadapi kendala serius terkait fasilitas rehabilitasi, karena hingga saat ini Papua belum memiliki tempat rehabilitasi narkotika yang memadai. Akibatnya, pengguna yang membutuhkan rehabilitasi harus dirujuk ke luar daerah seperti Makassar.
“Kalau tidak ada tempat rehabilitasi, pengawasan menjadi kurang efektif. Apalagi kalau mereka kembali ke lingkungan lamanya, risiko untuk menggunakan kembali sangat besar,” ungkapnya.
Untuk pengguna sabu-sabu, mayoritas berasal dari kalangan SMA ke atas, mahasiswa, hingga pekerja usia produktif, termasuk kelompok ekonomi menengah ke atas. Kombes Alfian menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menindak tegas pengedar dan bandar narkotika hingga ke akar-akarnya.
Menurutnya, para pengguna pada dasarnya merupakan korban dari jaringan peredaran narkotika. “Yang kita kejar adalah pengedar dan bandarnya. Pengguna ini korban. Jadi fokus kami memberantas sampai ke bandar-bandarnya,” tegasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa pihak kepolisian telah melakukan pendataan dan pengawasan terhadap jaringan bandar narkotika di Papua, meski tidak dapat diungkap ke publik karena masih dalam tahap penyelidikan. Kombes Alfian mengajak masyarakat untuk tidak ragu memberikan informasi kepada kepolisian.
“Masyarakat yang paling tahu kondisi di lingkungannya. Sebagian besar pengungkapan kasus narkotika yang kami lakukan berasal dari informasi masyarakat. Untuk itu kami ucapkan terima kasih dan berharap kerja sama ini terus terjalin,” pungkasnya. (*/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, kembali menyoroti masih maraknya antrean kendaraan di sejumlah Stasiun…
Direktur Utama PTAM Jayapura (Perseroda), Dr. Entis Sutisna, menjelaskan dengan kejadian tersebut pihaknya langsung…
Bergabung dengan Persipura menjadi pengalaman perdana bagi Rendy bermain untuk klub Papua. Kiper berusia 27…
Pertama, Pemerintah Inggris akan menyediakan beasiswa untuk jenjang Strata 1 (S-1) dan Magister (S-2) bagi…
Dari niat sederhana itu, Laily mulai mengenal woodball. Semakin sering berlatih, semakin besar kecintaannya terhadap…
Pembukaan Muskab ditandai dengan pemukulan tifa dan penyematan tanda peserta. Kegiatan perdana ini mengusung tema,…