Sementara itu, bagi pasien yang membutuhkan rujukan, Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura telah menjalin kerja sama melalui perjanjian kerja sama (PKS) dengan beberapa rumah sakit rujukan.
Tak hanya itu, pemerintah daerah juga menyediakan bantuan kesehatan komplementer bagi warga yang tidak terakomodasi dalam skema BPJS. Bantuan ini disalurkan melalui Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Yowari dengan menggunakan dana Otsus, sebagai bentuk komitmen agar masyarakat tetap memperoleh layanan kesehatan yang layak.
Di akhir keterangannya, Korry Simbolon berharap masyarakat dapat memahami kebijakan tersebut dan tidak panik menyikapinya. Ia menegaskan bahwa kesehatan masyarakat tetap menjadi prioritas pemerintah daerah.
Kekhawatiran terbesar, menurutnya, adalah jika ada warga yang kepesertaan BPJS-nya dinonaktifkan namun tidak mengetahui kebijakan ini, lalu jatuh sakit tanpa persiapan.
“Harapan kami sederhana, masyarakat tetap sehat dan tidak ada kesalahpahaman di lapangan,” tutupnya. (*/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Kontra Persis Solo di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur menjadi pembuktian dari pelatih baru…
Berdasarkan regulasi pembagian intervensi perumahan dan kawasan permukiman, pemerintah daerah tingkat kabupaten dibatasi oleh aturan…
Wujud perhatian tersebut diwujudkan dalam kunjungan Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH ke Distrik Kuyawgi…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda mengatakan usai melakukan peninjauan jalan yang menghubungkan Kampung Yongsu Spari dan…
DPR Provinsi Papua Selatan mengingatkan Pemerintah Provinsi Papua Selatan agar pembahasan Perubahan APBD Tahun Anggaran…
Minister-Counselor Bidang Politik dan Komunikasi Strategis Kedutaan Besar Australia, Nicola Campion, mengatakan pertemuan tersebut…